BeritaReligi

Ketua MUI Ajak Umat Sambut Iduladha dengan Puasa Arafah dan Ibadah Kurban

2011
×

Ketua MUI Ajak Umat Sambut Iduladha dengan Puasa Arafah dan Ibadah Kurban

Sebarkan artikel ini
Ketua MUI Ajak Umat Sambut Iduladha dengan Puasa Arafah dan Ibadah Kurban
Abdullah Jaidi Ketua MUI

Kabarnusa24.com | JAKARTA — Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Abdullah Jaidi mengajak umat Islam menyambut Hari Raya Iduladha dengan memperbanyak rasa syukur dengan berpuasa Arafah dan ibadah kurban. Imbauan ini disampaikan Abdullah Jaidi dalam konferensi pers usai sidang isbat penetapan 1 Zulhijah 1446 H yang digelar di Kantor Kementerian Agama, Jakarta.

“Kaum muslimin dan muslimat yang tidak sedang menunaikan ibadah haji dianjurkan untuk melaksanakan puasa Arafah pada tanggal 9 Zulhijah, hari Kamis. Puasa ini sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW,” ujar Abdullah Jaidi, Ketua MUI, Senin, 26 Mei 2025.

Ia juga menekankan pentingnya ibadah kurban sebagai bentuk ketakwaan kepada Allah sekaligus wujud nyata kesalehan sosial. Menurutnya, ibadah ini memberi manfaat langsung kepada masyarakat, terutama kalangan fakir dan miskin.

“Bagi kaum muslimin yang memiliki kemampuan, jangan melupakan untuk berkurban pada tanggal 10, 11, 12, dan 13 Zulhijah. Ibadah kurban adalah bagian dari mewujudkan kesalehan sosial kita,” jelas Abdullah Jaidi.

Ketua MUI Ajak Umat Sambut Iduladha dengan Puasa Arafah dan Ibadah Kurban

Lebih lanjut, Abdullah menyampaikan bahwa ibadah kurban merupakan bagian dari syiar Islam yang perlu terus dijaga dan diamalkan sebagai bentuk penghormatan terhadap ajaran agama.

“Barang siapa mengagungkan syiar-syiar Allah, maka itu adalah tanda ketakwaan hati. Salah satu syiar tersebut adalah melaksanakan kurban pada Hari Raya Iduladha,” terangnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengumumkan bahwa Iduladha 1446 H jatuh pada Jumat, 6 Juni 2025. Penetapan ini merupakan hasil kesepakatan sidang isbat yang melibatkan Kementerian Agama, ormas Islam, dan para ahli falak.

BACA JUGA:  *Jalin Kerja Sama dengan Kejaksaan Agung, Kementerian ATR/BPN Tingkatkan Sinergitas dan Penguatan bagi PPNS* Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) bersama 12 kementerian/lembaga (K/L) lainnya melangsungkan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Selasa (03/09/2024). Kerja sama ini tentang Penguatan dan Sinergitas Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) pada K/L terkait. Sekretaris Jenderal (Sekjen), Suyus Windayana menyebut perjanjian ini akan menjadi pedoman kerja sama bagi kedua belah pihak. “Jadi melalui ini (Perjanjian Kerja Sama, red) kita ingin adanya penguatan PPNS di Kementerian ATR/BPN, seperti yang tadi sudah disampaikan oleh Bapak Jaksa Agung. Bagaimana peran PPNS di ATR/BPN ini nantinya akan diberikan beberapa penguatan,” terang Suyus Windayana usai menandatangani Perjanjian Kerja Sama di Hotel Le Meridien Jakarta. Ia berharap, melalui Perjanjian Kerja Sama ini Kementerian ATR/BPN akan mendorong ketersediaan PPNS. “Jadi ke depan juga saya berharap, mungkin diperluas nanti PPNS bukan hanya berkaitan dengan tata ruang, tapi PPNS juga akan terkait dengan pertanahan,” pungkas Sekjen Kementerian ATR/BPN. Perjanjian Kerja Sama ini ditandatangani oleh Sekjen Kementerian ATR/BPN, Suyus Windayana dan Jaksa Agung Muda Bidang Tindakan Hukum Pidana, Asep N. Mulyana yang disaksikan langsung oleh Jaksa Agung, Burhanuddin dan Menteri Hukum dan HAM, Supratman Andi Agtas. Hadir mendampingi Sekjen Kementerian ATR/BPN, Direktur Pengendalian Pemanfaatan Ruang, Agus Sutanto dan Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama, Dony Erwan. (GE/JR) #AHYMenteriATR #KementerianATRBPN #MelayaniProfesionalTerpercaya #MajuDanModern #MenujuPelayananKelasDunia #SetiapKitaAdalahHumas #SetiapKitaAdalahAmbassador Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional

“Alhamdulillah, 1 Zulhijah jatuh pada Selasa, 27 Mei. Maka Hari Raya Iduladha, 10 Zulhijah, jatuh pada hari Jumat, 6 Juni 2025. Dengan demikian, kita akan melaksanakan salat Id secara serentak pada hari tersebut,” ungkapnya.

Di akhir pernyataannya, Abdullah menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Kementerian Agama dalam proses sidang isbat. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Agama yang telah memberikan ruang bagi MUI untuk menyampaikan pandangan dalam penetapan Hari Raya Iduladha,” pungkasnya.

(Dede)

Penulis