Indramayu, kabarnusa24.com
Siapa sangka, dari sebuah bengkel sederhana di Desa Lobener Lor, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, lahir gitar-gitar berkualitas yang mampu menembus pasar internasional dan digunakan oleh musisi ternama Tanah Air.
Sosok di balik karya tersebut adalah Wartono (51), perajin gitar otodidak yang mengawali perjalanan kariernya sebagai soundman grup musik lokal. Berkat ketekunan dan semangat belajar yang tinggi, ia mulai menekuni perbaikan gitar rusak sebelum akhirnya mampu merancang dan membuat gitar custom dari nol.
Usahanya yang dirintis secara mandiri kini membuahkan hasil. Gitar-gitar buatannya telah dipesan pelanggan dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan pernah diekspor ke sejumlah negara seperti Malaysia, Taiwan, dan Polandia.
Prestasi Wartono semakin membanggakan karena alat musik hasil karyanya juga pernah digunakan oleh grup band ternama, di antaranya The Changcuters dan Soneta Grup.
“Alhamdulillah, berarti gitar buatan saya diakui,” ujar Wartono dengan penuh syukur.
Kisah Wartono menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkarya dan meraih prestasi. Dari sebuah bengkel sederhana di pelosok desa, ia mampu menghasilkan produk berkualitas yang mengharumkan nama Indramayu hingga ke mancanegara.
Semangat, konsistensi, dan kemauan untuk terus belajar menjadi kunci keberhasilannya dalam menembus pasar nasional maupun internasional.







