Daerah

Krisis Air Bersih Saat Kemarau, Khusnul Khuluk Rogoh Kocek Pribadi Kirim Bantuan hingga 5 Kali Sepekan

11
×

Krisis Air Bersih Saat Kemarau, Khusnul Khuluk Rogoh Kocek Pribadi Kirim Bantuan hingga 5 Kali Sepekan

Sebarkan artikel ini
Krisis Air Bersih Saat Kemarau, Khusnul Khuluk Rogoh Kocek Pribadi Kirim Bantuan hingga 5 Kali Sepekan

Krisis Air Bersih Saat Kemarau, Khusnul Khuluk Rogoh Kocek Pribadi Kirim Bantuan hingga 5 Kali Sepekan

LUMAJANG, kabarnusa24.Com— Ketika kekeringan membatasi akses air bersih warga, bantuan tak cukup datang sekali lalu berhenti. Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Drs. H. M. Khusnul Khuluk, secara pribadi menyalurkan air bersih ke sejumlah desa sejak awal musim kemarau hingga kini, dengan frekuensi tiga hingga lima kali dalam sepekan.

Bantuan tersebut menjangkau Desa Sawaran Lor, Wates, Jenggrong, Kedawung, dan Wates Wetan. Pengiriman dilakukan secara berkala untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang terdampak kekeringan.

Pada pengiriman terakhir, distribusi air bersih menyasar Desa Waru, Desa Sawaran Lor, Desa Wates Wetan, Dusun Kopangan, dan Wonoayu.

Khusnul Khuluk menggunakan dana pribadi untuk mendukung penyaluran bantuan tersebut. Langkah ini menjadi bentuk kepeduliannya terhadap warga yang menghadapi kesulitan memperoleh air bersih selama musim kemarau.

Frekuensi pengiriman yang mencapai tiga hingga lima kali dalam sepekan menunjukkan bahwa bantuan dilakukan secara berulang, bukan sekadar penyaluran sesaat. Pasokan air bersih diharapkan dapat membantu warga memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah keterbatasan sumber air.

Namun, distribusi air bersih pada masa kemarau tetap menjadi langkah penanganan jangka pendek. Untuk mengatasi persoalan kekeringan secara berkelanjutan, diperlukan upaya bersama dalam menjamin ketersediaan sumber air dan memperkuat infrastruktur penyediaan air bersih bagi masyarakat.

Bantuan yang terus disalurkan Khusnul Khuluk di sejumlah desa tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga hingga kebutuhan air bersih kembali terpenuhi secara memadai.( D.S )

Penulis