DEPOK, Kabarnusa24.com ||
Sejumlah orang tua merasa bingung dan kecewa karena anak mereka tidak diterima di sekolah Negeri dengan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMP di Kota Depok meskipun secara geografis berada tidak jauh dengan sekolah tujuan.
Keluhan tersebut salah satunya disampaikan oleh Sari dengan kondisi yang terjadi pada pendaftar di Dinas Pendidikan Kota Depok sudah mengikuti antrian berjam-jam merasa sangat kecewa ketika anaknya tidak lolos sistem jalur Domisili penerimaan peserta didik baru (SPMB) Kota Depok tahun 2026.
Diungkapkan Sari akhir dari perjuangan tadi di kantor Walikota Depok lantai 4 Dinas Pendidikan Kota Depok beribu-ribu manusia mengantri banyak buang waktu dan pengorbanan, tapi di bayar dengan hasil gagal tidak lolos.
“Bagaimana ini susah payah berusaha agar meringankan biaya tapi tetap harus di 3 tahun kedepan membayar sekolah mau daftar swasta gratis harus cabut berkas lagi agar bisa daftar ulang SPMB baru. Gak kebayang mengantri seperti hari ini lagi.” ujarnya, Senin (15/06/26)
Dikatakan Sari lebih lanjut, “Kadang cari yang gratis aja susah masuk, kata nya aja gratis tapi gak semua bisa masuk.” ujarnya.
Ditempat yang sama diungkapkan Syaiful mengatakan, “Sama Bu, saya juga tadi ikut ngantri tapi saya gak jadi Karena sudah banyak orang beribu-ribu dilantai 4 digedung baleka 2 Dinas Pendidikan Kota Depok. Akhirnya saya pulang dan membesarkan hati anak saya, kamu tidak gagal, nak, cuma system penerimaan yang tidak menghargai nilai nilai kamu selama 6 tahun, biar sekolah di swasta. Kita buktikan bahwa siswa yang di sekolah swasta lah yang menjadi juara di ajang kejuaraan apa pun dalam OSN.” ujarnya.(Rizky Tile)







