JAKARTA, KABARNUSA24.COM
Menyambut Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional (HANTARU) ke-66 tahun 2026, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menggelar aksi sosial bertajuk “HANTARU Peduli”. Agenda utama berupa donor darah ini berlangsung di Aula Prona Kementerian ATR/BPN, Jakarta, pada Selasa (29/09/2026).
Suasana Aula Prona tampak ramai sejak pagi. Ratusan pegawai mengantre dengan antusias untuk mendonorkan darah mereka. Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama Kementerian ATR/BPN, Bahrun Munawir, yang membuka acara ini menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi wadah nyata bagi seluruh jajaran kementerian untuk berbagi kepada yang membutuhkan.
“Melalui Hantaru Peduli ini, kita ingin berbagi dan memberikan kesempatan kepada teman-teman di ATR/BPN untuk menunjukkan kepeduliannya. Setetes darah yang didonorkan akan sangat bermanfaat bagi mereka yang sedang berjuang di rumah sakit,” ujar Bahrun di lokasi acara, Selasa (29/09/26).

Berdasarkan pantauan di lapangan, aksi kemanusiaan ini berhasil menjaring lebih dari 300 partisipan. Menariknya, peserta donor datang dari berbagai elemen profesi di lingkungan kementerian. Mulai dari Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama, hingga petugas keamanan dan petugas kebersihan tampak membaur di meja pendaftaran.
Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) dan Protokol, Uunk Din Parunggi, yang ikut menyingsingkan lengan baju untuk didonor, menekankan pentingnya esensi kemanusiaan dari acara ini. Menurutnya, kepedulian seperti ini tidak boleh putus.
“Ini murni gerakan kemanusiaan. Sangat bermanfaat, karena setetes darah yang kita berikan hari ini bisa menjadi penyambung nyawa bagi orang lain di luar sana,” kata Uunk usai mendonorkan darahnya.
Manfaat kesehatan dari donor darah juga dirasakan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Penanganan Sengketa dan Konflik Pertanahan, Lalu Harisandi. Ia yang juga ikut mengantre donor mengingatkan pentingnya donor darah secara berkala untuk menjaga kebugaran tubuh.
“Selain membantu sesama, ini juga bagus untuk memetabolisme tubuh kita sendiri. Sangat dianjurkan minimal setahun sekali kita melakukan donor,” jelas Lalu.
Dalam pelaksanaan teknisnya, Kementerian ATR/BPN menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) Tangerang Selatan. Tidak hanya donor darah, panitia di lapangan juga memfasilitasi para pegawai dengan menyediakan layanan pemeriksaan mata secara gratis.
Aksi “HANTARU Peduli” ini membuktikan bahwa perayaan hari besar kementerian tidak hanya bersifat seremonial, melainkan juga berdampak langsung secara sosial bagi masyarakat luas.(Rizky Tile)







