BEKASI – kabarnusa24.com
Forum Wanita Lintas Agama (Forwala) Kabupaten Bekasi menegaskan komitmennya sebagai garda terdepan dalam menjaga dan merawat toleransi antar umat beragama di Kabupaten Bekasi.
“Kami akan mendukung setiap langkah forwala dalam rangka meningkatkan tali silaturahmi antar umat beragama dan nilai nilai toleransi antar sesama”
(Kesbangpol) Kabupaten Bekasi terus mendorong peningkatan partisipasi perempuan dalam kehidupan politik. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan (Forwala) wanita lintas agama dalam menjaga dan merawat toleransi antar umat yang berada di kabupaten Bekasi khusus nya.
Sejak dibentuk di bawah naungan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) pada 31 Mei 2023, Forwala yang diketuai *Sri Sugiarti* terus aktif menjadi pelopor kerukunan. Perempuan dinilai lebih dekat dengan masyarakat dan efektif merawat toleransi dari lingkup keluarga hingga sosial.
> “Tugas kami adalah menjadi pelopor toleransi. Kami adalah penyatu bangsa, walaupun banyak perbedaan yang kita punya, kita tetap satu tujuan,” ujar Sri Sugiarti, Ketua Forwala Kabupaten Bekasi.
*Pergerakan Nyata Untuk Toleransi*
Berbagai kegiatan telah dilakukan Forwala untuk membumikan toleransi, mulai dari lomba paduan suara lintas agama yang diikuti 27 grup perwakilan umat beragama pada tahun 2024 lalu, hingga pembinaan rutin bersama Bakesbangpol Kabupaten Bekasi tentang pemberdayaan perempuan.
Kegiatan tersebut mendapat apresiasi penuh dari Pemerintah Daerah. Pj Sekda Kabupaten Bekasi menyebut kegiatan Forwala sangat positif untuk menanamkan sikap toleransi kepada generasi muda.
*Agenda Terdekat: Lomba Paduan Suara 27 Oktober 2026*
Sebagai upaya berkelanjutan untuk mengeratkan silaturahmi, Forwala Kabupaten Bekasi akan kembali menyelenggarakan *Lomba Paduan Suara Lintas Agama pada tanggal 27 Oktober 2026 mendatang*.
Kegiatan ini akan melibatkan perwakilan dari 6 agama di Kabupaten Bekasi, serta kategori pelajar SMP dan SMA sederajat.
Tujuan utama kegiatan ini adalah:
1. Mengeratkan tali silaturahmi antar umat beragama
2. Menjadikan perbedaan sebagai sebuah keragaman yang menjadi kekuatan di masyarakat
3. Menanamkan nilai-nilai toleransi dan saling menghargai sejak dini
> “Kami ingin perbedaan ini tidak menjadi sekat, tapi menjadi keragaman yang indah. Lewat paduan suara, kita bernyanyi dengan nada yang berbeda tapi menghasilkan harmoni yang satu. Itulah Indonesia, itulah Bekasi,” tambah Sri Sugiarti.
Forwala mengundang seluruh elemen masyarakat, tokoh lintas agama, dan generasi muda Kabupaten Bekasi untuk turut serta menyukseskan kegiatan ini demi terwujudnya Kabupaten Bekasi yang rukun, harmonis dan toleran.
*Kontak Media:*
Ketua Forwala Kabupaten Bekasi – Sri Sugiarti
Sekretariat: Kantor FKUB Kabupaten Bekasi
—







