Indramayu, kabarnusa24.com
Warga Desa Luwung Gesik, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, dibuat panik setelah kebun pohon nipah terbakar pada Minggu (4/10/2026) pagi.
Kebakaran diduga bermula saat pemilik lahan membakar sampah. Kondisi lahan yang kering membuat api dengan cepat membesar dan merambat ke area perkebunan pohon nipah.
Kobaran api bahkan nyaris mencapai rumah milik Ratinah. Jarak titik api dengan pagar belakang rumah yang terbuat dari bambu diperkirakan hanya sekitar lima langkah.
Beruntung, arah angin saat kejadian tidak menuju ke permukiman. Meski demikian, sejumlah pohon nipah di belakang rumah warga ludes terbakar. Luas lahan yang terdampak diperkirakan mencapai sekitar 50 meter persegi.
Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Indramayu menerima laporan kebakaran sekitar pukul 09.45 WIB. Sebanyak satu unit armada dan 11 personel kemudian dikerahkan ke lokasi.
Petugas tiba sekitar pukul 10.30 WIB dan langsung melakukan pemadaman, dibantu personel TNI-Polri serta warga sekitar.
Setelah sekitar 30 menit berjibaku dengan kobaran api dan kepulan asap tebal, petugas akhirnya berhasil memadamkan api sekitar pukul 11.00 WIB.
Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Rumah warga yang berada di dekat lokasi kebakaran juga berhasil diselamatkan.
Peristiwa ini menjadi pengingat agar masyarakat tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi lahan kering. Api yang semula kecil dapat dengan cepat membesar dan merambat ke area lain apabila tidak diawasi.







