Berita

Sosialisasi QRIS di Pulau Sapudi, Bapenda Sumenep Gelar Jalan Sehat dan Dorong UMKM Bertransaksi Digital

3
×

Sosialisasi QRIS di Pulau Sapudi, Bapenda Sumenep Gelar Jalan Sehat dan Dorong UMKM Bertransaksi Digital

Sebarkan artikel ini
Sosialisasi QRIS di Pulau Sapudi, Bapenda Sumenep Gelar Jalan Sehat dan Dorong UMKM Bertransaksi Digital

SUMENEP, Kabarnusa24.Com – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sumenep berkolaborasi dengan Bank Jatim serta pemerintah kecamatan menggelar kegiatan Jalan-Jalan Sehat (JJS) di Pulau Sapudi pada Minggu,(11/10/26).

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk menyosialisasikan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah melalui pemanfaatan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat, tetapi juga meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai kemudahan transaksi nontunai di era digital, mulai dari kalangan anak-anak hingga orang tua.

Kepala Bapenda Kabupaten Sumenep, Ferdiansyah Tetra Jaya, menyampaikan bahwa kegiatan jalan sehat dipilih sebagai media untuk mendekatkan program elektronifikasi transaksi kepada masyarakat secara langsung.

Menurutnya, melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan semakin mengenal dan terbiasa menggunakan QRIS dalam berbagai aktivitas transaksi sehari-hari.

“Melalui kegiatan ini, kami mengajak masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang tua, untuk memanfaatkan QRIS. Harapannya, masyarakat semakin memahami kemudahan transaksi digital,” ujarnya.

Selain sosialisasi, panitia juga menyediakan berbagai hadiah bagi peserta jalan sehat.

Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat Pulau Sapudi.

Antusiasme warga terlihat dari distribusi tiket yang disediakan panitia. Dari total 6.000 tiket jalan sehat, sekitar 97 persen telah terdistribusi kepada masyarakat.

Bagi Bapenda Sumenep, tingginya minat masyarakat tersebut menjadi indikasi positif bagi upaya memperkenalkan sistem transaksi digital di wilayah kepulauan.

Libatkan UMKM, QRIS Didorong Jadi Pilihan Pembayaran
Dalam kegiatan itu, Bapenda Sumenep juga mendorong keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat.

Para pelaku UMKM diajak memanfaatkan QRIS sebagai salah satu pilihan pembayaran dalam transaksi jual beli.

Keterlibatan UMKM diharapkan menjadi langkah awal untuk memperluas penggunaan pembayaran digital di Pulau Sapudi.

Dengan demikian, masyarakat tidak hanya mengenal QRIS melalui sosialisasi, tetapi juga dapat melihat dan menggunakannya secara langsung saat berbelanja.

Pemanfaatan QRIS dinilai dapat memberikan alternatif pembayaran yang praktis bagi masyarakat sekaligus membantu pelaku usaha mengikuti perkembangan teknologi transaksi.

Ferdiansyah berharap, sosialisasi tersebut tidak berhenti pada kegiatan jalan sehat semata.

Edukasi mengenai elektronifikasi transaksi pemerintah daerah perlu terus dilanjutkan agar penggunaan transaksi nontunai semakin dikenal dan diterapkan oleh masyarakat Kabupaten Sumenep, termasuk di wilayah kepulauan.

“Harapan kami, setelah kegiatan sosialisasi ini, elektronifikasi transaksi pemerintah daerah melalui penggunaan QRIS secara nontunai dapat terus disosialisasikan dan dilaksanakan di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Melalui kolaborasi antara Bapenda, Bank Jatim, pemerintah kecamatan Gayam dan nonggunong, pelaku UMKM, dan masyarakat, kegiatan ini diharapkan menjadi pemicu tumbuhnya kebiasaan bertransaksi secara digital di Pulau Sapudi.

Dengan semakin luasnya pemanfaatan QRIS, masyarakat diharapkan dapat memperoleh kemudahan dalam bertransaksi, sementara pelaku UMKM memiliki kesempatan untuk mengembangkan usaha melalui layanan pembayaran yang semakin modern.

Penulis

Penulis: VANNI HERADIKAH,S.SosEditor: REDAKSI
Jurnalist: Dewi Apriatin