DaerahPendidikan

Ditinggal Ibu dan Suami, Titin Maryatin Warga desa Kroya Tetap Mengabdi sebagai Guru Madin dan Jadi Inspirasi Banyak Orang

4
×

Ditinggal Ibu dan Suami, Titin Maryatin Warga desa Kroya Tetap Mengabdi sebagai Guru Madin dan Jadi Inspirasi Banyak Orang

Sebarkan artikel ini
Ditinggal Ibu dan Suami, Titin Maryatin Warga desa Kroya Tetap Mengabdi sebagai Guru Madin dan Jadi Inspirasi Banyak Orang

 

Indramayu, kabarnusa24.com

Semangat pengabdian Titin Maryatin (35), warga Desa Kroya, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu, menjadi inspirasi bagi banyak orang. Meski terlahir dengan keterbatasan fisik, ia tetap istiqamah mengabdikan dirinya di dunia pendidikan dan keagamaan.

Titin merupakan guru di Madrasah Diniyah Takmiliyah Ula (MDTU) Dalilun Ni’mah. Selain mengajar di madrasah, ia juga membuka les privat bagi anak-anak di lingkungan sekitar rumahnya sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan generasi muda.

Perjalanan hidup yang dijalaninya tidak mudah. Setelah kehilangan ibu dan suaminya, Titin harus menghadapi berbagai ujian hidup. Namun, kondisi tersebut tidak membuatnya menyerah. Dengan penuh keteguhan, ia terus melanjutkan pengabdian dan berusaha memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dedikasi dan ketulusan Titin akhirnya mendapat perhatian serta apresiasi dari berbagai pihak. Kementerian Agama Kabupaten Indramayu bersama Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Indramayu datang langsung ke kediamannya untuk memberikan penghargaan dan bantuan.

Dengan mata berkaca-kaca, Titin mengaku bahagia dan terharu atas perhatian yang diberikan.

“Ya Allah, saya bahagia dan terharu,” ungkapnya.

Kisah perjuangan Bu Titin menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk terus bermimpi, berkarya, dan mengabdi. Semangatnya menjadi teladan bahwa ketulusan dan kerja keras akan selalu menemukan jalannya untuk memberi manfaat bagi sesama.

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin