Daerah

Pemkab Lumajang Gandeng FKUB Perkuat Moderasi Beragama dan Jaga Kerukunan

16
×

Pemkab Lumajang Gandeng FKUB Perkuat Moderasi Beragama dan Jaga Kerukunan

Sebarkan artikel ini
Pemkab Lumajang Gandeng FKUB Perkuat Moderasi Beragama dan Jaga Kerukunan

Pemkab Lumajang Gandeng FKUB Perkuat Moderasi Beragama dan Jaga Kerukunan

 

LUMAJANG, kabarnusa 24.Com.Sabtu,11/7/2026— Pemerintah Kabupaten Lumajang memperkuat sinergi dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) untuk menjaga iklim kehidupan masyarakat yang harmonis di tengah keberagaman. Penguatan kolaborasi itu dinilai penting sebagai fondasi stabilitas sosial sekaligus penopang pembangunan daerah.

 

Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi antara Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma dan jajaran pengurus FKUB Kabupaten Lumajang di Ruang Kerja Wakil Bupati, Kamis (9/7/2026).

 

Dalam pertemuan itu, FKUB memaparkan sejumlah agenda strategis untuk periode kepengurusan 2026–2030. Selain rencana pengukuhan pengurus baru, forum tersebut mengusulkan dukungan fasilitas berupa sekretariat dan kendaraan operasional agar program pembinaan kerukunan umat beragama dapat berjalan lebih optimal.

 

Salah satu agenda yang menjadi perhatian ialah pelaksanaan Kemah Moderasi Beragama pada awal Agustus 2026 di kawasan Glagah Arum, Kecamatan Senduro. Kegiatan itu dirancang melibatkan pemuda dari berbagai agama sebagai ruang dialog, pembelajaran, dan penguatan nilai-nilai toleransi serta kebangsaan.

 

FKUB juga mendorong penguatan kerja sama dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Lumajang. Kolaborasi tersebut akan difokuskan pada pencegahan radikalisme, peningkatan literasi digital, serta edukasi penggunaan media sosial secara bertanggung jawab melalui rumah-rumah ibadah dengan melibatkan tokoh agama dan tokoh masyarakat.

 

Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma mengatakan, kerukunan umat beragama merupakan modal sosial yang harus terus dijaga. Menurut dia, keberagaman yang dimiliki Kabupaten Lumajang menjadi kekuatan yang mampu mendorong terciptanya lingkungan yang aman, damai, dan kondusif.

 

“FKUB memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam menjaga kerukunan umat beragama. Pemerintah Kabupaten Lumajang berkomitmen mendukung berbagai program FKUB karena kerukunan merupakan fondasi penting bagi terciptanya pembangunan daerah yang aman, damai, dan kondusif,” kata Yudha.

 

Ia menambahkan, pemerintah daerah akan terus memperluas kolaborasi dengan FKUB, Kesbangpol, Kementerian Agama, dan berbagai elemen masyarakat untuk memperkuat program moderasi beragama sekaligus mencegah berkembangnya paham radikal yang berpotensi mengganggu persatuan.

 

Menurut Yudha, masyarakat yang hidup dalam suasana rukun memiliki ruang yang lebih baik untuk belajar, bekerja, berusaha, dan berpartisipasi dalam pembangunan. Karena itu, upaya merawat toleransi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.

 

Melalui sinergi tersebut, Pemerintah Kabupaten Lumajang berharap nilai-nilai toleransi, saling menghormati, dan gotong royong semakin mengakar sehingga mampu memperkuat persatuan serta mendukung terwujudnya Lumajang yang aman, inklusif, dan harmonis.(D.S)

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin