Nasional

SDM Industri Bertaraf Global Dipromosikan Kemenperin sebagai Official Partner Country INNOPROM 2026

5
×

SDM Industri Bertaraf Global Dipromosikan Kemenperin sebagai Official Partner Country INNOPROM 2026

Sebarkan artikel ini
SDM Industri Bertaraf Global Dipromosikan Kemenperin sebagai Official Partner Country INNOPROM 2026
Foto : Dok.Ist/Menteri Perindustrian RI

Indonesia sebagai negara pertama dari Asia Tenggara yang dipercaya menjadi Official Partner Country pada pameran yang berlangsung pada 6–9 Juli 2026 di Ekaterinburg, Rusia


JAKARTA, Kabarnusa24.com
Kementerian Perindustrian berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia industri dengan kompetensi dan skill yang berdaya saing global melalui berbagai program pelatihan dan pendidikan vokasi industri, serta melalui transformasi digital industri 4.0. Program-program strategis tersebut ditampilkan pada INNOPROM 2026, pameran industri terbesar di kawasan Eurasia.

“Keikutsertaan Indonesia sebagai Official Partner Country pada INNOPROM 2026 merupakan momentum strategis untuk memperkuat hubungan industri nasional dengan negara Eurasia. Kami ingin membangun kemitraan yang saling menguntungkan dengan Rusia dan negara-negara Eurasia,” ungkap Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam keterangannya, Minggu (12/07/26).


SDM Industri Bertaraf Global Dipromosikan Kemenperin sebagai Official Partner Country INNOPROM 2026
Foto : Dok.Ist/Kemenperin

Sebagai negara pertama dari Asia Tenggara yang dipercaya menjadi Official Partner Country pada pameran yang berlangsung pada 6–9 Juli 2026 di Ekaterinburg, Rusia, Indonesia menghadirkan Indonesia Pavilion yang menjadi pusat promosi industri manufaktur nasional dengan luas lebih dari 1.500 meter persegi, dengan 50 co-exhibitor dari berbagai sektor strategis.

Di INNOPROM 2026, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin hadir untuk memperkenalkan ekosistem vokasi industri Indonesia serta memperkuat peluang kolaborasi pengembangan SDM industri di tingkat global, bersama Politeknik APP Jakarta dan Politeknik STMI Jakarta sebagai co-exhibitor.

“Kemenperin mendukung pertumbuhan industri nasional melalui pengembangan SDM industri yang menghasilkan tenaga kerja industri yang siap kerja dengan daya saing global. Kehadiran BPSDMI di INNOPROM 2026 dapat mempromosikan kualitas SDM industri Indonesia serta membuka peluang kerja sama,” ujar Kepala BPSDMI, Doddy Rahadi.

Kemenperin sebelumnya telah dipercaya dalam kolaborasi SDM antarnegara, misalnya Kelas Kerja Sama Internasional antara Politeknik ATI Makassar dengan Morimitsu Industry, Jepang, dan Program Luban-Mozi College antara Politeknik ATK Yogyakarta dengan Sailun Group dan Qingdao Technical College (QTC) asal Tiongkok.

Politeknik APP Jakarta sebagai salah satu co-exhibitor memiliki fokus pembelajaran di bidang manajemen logistik, perdagangan internasional, serta manajemen pemasaran. Sementara itu, Politeknik STMI Jakarta memiliki program studi yang berkaitan dengan industri otomotif. Kedua politeknik tersebut membuka potensi kolaborasi internasional baik dalam pembentukan kelas internasional, pertukaran pelajar, hingga riset dan penelitian.

Untuk mengakselerasi transformasi sektor manufaktur di industri 4.0, Kemenperin menghadirkan Pusat Industri Digital 4.0 (PIDI 4.0) yang memberikan layanan satu pintu untuk memperkuat ekosistem industri 4.0, pengembangan SDM 4.0, fasilitasi industri, hingga AI dan Engineering Center. PIDI 4.0 telah bermitra dengan puluhan stakeholder nasional dan internasional, serta membuka potensi kerja sama lebih luas ke depannya.

“Kami berharap kehadiran BPSDMI di INNOPROM 2026 memberikan dampak yang signifikan bagi perkembangan SDM industri, salah satunya citra positif program pelatihan dan pendidikan vokasi industri di mata dunia,” pungkas Doddy.(Rizky Tile)

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin