Indramayu, kabarnusa24.com
Insiden terjadi saat proses pemadaman kebakaran di RS MM Indramayu, Minggu sore (27/9/2026). Salah satu petugas pemadam kebakaran mengalami cedera ketika ikut langsung melakukan penyemprotan api di lantai 3 rumah sakit.
Kabid Pemadam Kebakaran Indramayu, Jajat Wibisono, dilaporkan mengalami cedera saat berada di lokasi untuk memimpin sekaligus membantu proses pemadaman.
Jajat disebut terpeleset ketika melakukan penyemprotan. Pada saat bersamaan, ia nyaris tertimpa reruntuhan asbes dari bagian bangunan yang terdampak kebakaran.
Akibat kejadian tersebut, tangan Jajat terasa nyeri. Ia kemudian dievakuasi meninggalkan lokasi menggunakan mobil dinas untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Meski salah satu pimpinannya mengalami cedera, anggota Damkar Indramayu lainnya tetap melanjutkan proses pemadaman dan pendinginan di lokasi kebakaran.
Dalam penanganan kebakaran tersebut, Damkar Indramayu mengerahkan empat armada. Api diketahui membakar tiga ruangan yang berada di lantai 3 RS MM Indramayu.
Berkat upaya petugas, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.00 WIB. Tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dari pihak rumah sakit dalam kejadian tersebut.
Sebelum terlibat dalam penanganan kebakaran di RS MM, Jajat diketahui telah beberapa kali turun langsung menangani kejadian kebakaran dalam waktu berdekatan.
Pada malam sebelumnya, Jajat mendampingi proses pemadaman kebakaran rumah di wilayah Gantar hingga dini hari. Setelah itu, ia kembali siaga dan menangani kejadian kebakaran di Lelea pada Minggu pagi.
Hingga akhirnya, Jajat kembali turun langsung memimpin penanganan kebakaran di RS MM Indramayu.
Di lingkungan anggotanya, Jajat dikenal sebagai pimpinan yang aktif turun ke lapangan dan terlibat langsung dalam penanganan kebakaran. Dedikasi tersebut membuatnya kerap berada di garis depan bersama para petugas dalam menjalankan tugas penanggulangan kebakaran di berbagai wilayah Kabupaten Indramayu.







