DaerahKriminal

Tawuran Remaja di Balongan, Polisi Sita Samurai hingga Celurit, Satu Korban Meninggal

7
×

Tawuran Remaja di Balongan, Polisi Sita Samurai hingga Celurit, Satu Korban Meninggal

Sebarkan artikel ini
Tawuran Remaja di Balongan, Polisi Sita Samurai hingga Celurit, Satu Korban Meninggal

 

Indramayu, kabarnusa24.com

Tawuran antarkelompok remaja diduga terjadi di wilayah Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu. Aksi tersebut diduga berawal dari ajakan atau janjian melalui media sosial.

Dalam penanganan kasus tersebut, polisi mengamankan sebanyak 24 remaja berusia sekitar 13 hingga 16 tahun dari sejumlah lokasi di wilayah Balongan dan Sliyeg.

Polisi kemudian melakukan pemeriksaan untuk mendalami peran masing-masing remaja. Penyidik juga mendalami dugaan adanya aksi pengejaran menggunakan sepeda motor hingga penggunaan senjata tajam dalam kejadian tersebut.

Dari hasil penanganan, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya 17 unit telepon seluler serta beberapa senjata tajam berupa samurai, celurit, gobang, corbek dan jenis senjata tajam lainnya.

Dari 24 remaja yang diamankan, tiga anak berinisial S, K dan A diproses lebih lanjut. Ketiganya diduga memiliki keterlibatan berdasarkan hasil pemeriksaan yang diperkuat dengan temuan barang bukti.

Kasus tersebut masih terus didalami oleh polisi. Pasalnya, salah seorang korban berinisial RMF, warga Sliyeg, diketahui meninggal dunia setelah sebelumnya sempat mendapatkan penanganan medis.

Peristiwa ini kembali menjadi perhatian karena dugaan aksi tawuran tersebut berawal dari komunikasi melalui media sosial yang kemudian mengarah pada pertemuan antarkelompok.

Polisi mengingatkan para pelajar agar tidak terlibat dalam aksi tawuran maupun menjadikan perkelahian antarkelompok sebagai sarana mencari pengakuan atau menunjukkan solidaritas.

Orang tua dan pihak sekolah juga diharapkan turut melakukan pengawasan terhadap aktivitas anak, termasuk penggunaan media sosial, guna mencegah terjadinya aksi serupa.

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin