DaerahPeristiwa

Damkar Indramayu Berjibaku Padamkan Kebakaran Rumah di Jayalaksana, Kerugian Ditaksir Rp20 Juta

3
×

Damkar Indramayu Berjibaku Padamkan Kebakaran Rumah di Jayalaksana, Kerugian Ditaksir Rp20 Juta

Sebarkan artikel ini
Damkar Indramayu Berjibaku Padamkan Kebakaran Rumah di Jayalaksana, Kerugian Ditaksir Rp20 Juta

 

Indramayu, kabarnusa24.com

Belum sempat beristirahat usai memadamkan kebakaran lahan, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Indramayu kembali bergerak menangani kebakaran rumah di Blok Kitana Kidul, Desa Jayalaksana, Kecamatan Kedokan Bunder, Senin (12/10/2026).

Sebelumnya, petugas menyelesaikan penanganan kebakaran lahan di Desa Pabean Udik sekitar pukul 11.55 WIB. Tak berselang lama, laporan kebakaran lain kembali diterima.

Pada pukul 12.15 WIB, armada Damkar bergerak menuju rumah milik Hj. Tarinih. Kondisi lokasi cukup rawan karena rumah korban berada di kawasan padat penduduk dengan atap bangunan yang menyatu dengan rumah tetangga.

Untuk mempercepat penanganan, armada dari Pos Damkar Jatibarang dikerahkan lebih dahulu, kemudian disusul armada dari Mako Damkar Indramayu.

Setelah berjibaku memadamkan api, petugas akhirnya berhasil mengendalikan kebakaran sekitar pukul 14.00 WIB.

Api dilaporkan hanya berdampak pada bagian kamar belakang rumah korban. Sementara itu, rumah-rumah tetangga yang berdempetan berhasil diselamatkan sehingga api tidak meluas ke bangunan lain.

Akibat kejadian tersebut, kerugian materi diperkirakan mencapai Rp20 juta. Sementara itu, dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik. Penyebab pasti kebakaran masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut.

Peristiwa ini kembali menunjukkan pentingnya respons cepat petugas pemadam kebakaran, terutama saat menghadapi kebakaran di kawasan padat penduduk yang berisiko memicu penjalaran api ke bangunan lain.

Di tengah kelelahan setelah menangani kejadian sebelumnya, petugas Damkar Indramayu kembali menjalankan tugasnya demi mencegah kebakaran meluas dan melindungi keselamatan warga.

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin