Daerah

Bang Pur Dorong Siswa SMAN 1 Tempeh Berani Bermimpi Jadi Pemimpin, Tawarkan Beasiswa hingga Rp 35 Juta untuk Program OSIS

7
×

Bang Pur Dorong Siswa SMAN 1 Tempeh Berani Bermimpi Jadi Pemimpin, Tawarkan Beasiswa hingga Rp 35 Juta untuk Program OSIS

Sebarkan artikel ini
Bang Pur Dorong Siswa SMAN 1 Tempeh Berani Bermimpi Jadi Pemimpin, Tawarkan Beasiswa hingga Rp 35 Juta untuk Program OSIS
oplus_0

Bang Pur Dorong Siswa SMAN 1 Tempeh Berani Bermimpi Jadi Pemimpin, Tawarkan Beasiswa hingga Rp 35 Juta untuk Program OSIS

LUMAJANG,kabarnusa24.Comq– Keterbatasan latar belakang keluarga tidak seharusnya menjadi penghalang bagi generasi muda untuk meraih pendidikan tinggi dan menjadi pemimpin masa depan. Pesan itu disampaikan anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, H. M. Nur Purnomosidi saat bertemu dengan siswa SMAN 1 Tempeh, Kabupaten Lumajang.

 

Dalam pertemuan tersebut, Nur Purnomo mendorong para siswa agar berani memasang cita-cita setinggi mungkin, memanfaatkan bantuan pendidikan secara tepat, serta aktif mengembangkan kemampuan melalui organisasi sekolah. Ia juga menawarkan dukungan anggaran Rp 35 juta untuk kegiatan OSIS berupa program Parlemen Remaja atau lomba cerdas cermat bertema Pancasila.

 

Di hadapan para siswa, Nur Purnomo menegaskan bahwa kesempatan menjadi pemimpin tidak hanya dimiliki oleh mereka yang berasal dari keluarga berada. Menurut dia, setiap anak memiliki peluang yang sama untuk berkembang selama mau belajar, berusaha, dan memanfaatkan kesempatan yang tersedia.

 

Ia menyinggung perjalanan Presiden ke-7 RI Joko Widodo sebagai contoh bahwa latar belakang sederhana bukanlah penghalang untuk mencapai posisi tertinggi dalam pemerintahan.

 

“Bukan hal yang mustahil bagi siapa pun, terutama bagi kita yang berasal dari keluarga biasa-biasa saja, untuk bisa menjadi pemimpin di negeri ini,” ujar Nur Purnomo.

 

Ia juga menceritakan perjalanan politiknya hingga terpilih menjadi anggota DPR RI. Keinginan menjadi wakil rakyat, kata dia, sudah muncul sejak semester pertama kuliah. Cita-cita tersebut akhirnya terwujud ketika dirinya terpilih sebagai anggota DPR RI pada Pemilu 2014, kemudian kembali terpilih pada 2019 dan 2024.

 

Bang Pur meminta para siswa tidak minder karena berasal dari daerah maupun keluarga dengan kondisi ekonomi yang beragam. Menurut dia, keberanian bermimpi harus diikuti dengan kerja keras, kedisiplinan, dan kesungguhan dalam menempuh pendidikan.

 

“Adik-adik semua berpotensi menjadi pemimpin. Apa pun yang kalian pikirkan, bayangkan, dan cita-citakan, perjuangkan dengan sungguh-sungguh,” pesannya.

 

Dorong Akses Pendidikan Tinggi melalui Beasiswa

 

Selain memberikan motivasi,Bang Pur menekankan pentingnya pemanfaatan bantuan pendidikan, khususnya Program Indonesia Pintar (PIP), yang diterima sebagian siswa SMAN 1 Tempeh.

 

Ia mengingatkan para penerima agar menggunakan bantuan tersebut untuk menunjang kebutuhan belajar, seperti membeli buku, perlengkapan sekolah, dan kebutuhan pendidikan lainnya, bukan untuk pengeluaran yang tidak berkaitan dengan pembelajaran.

 

“Walaupun jumlahnya tidak besar, bantuan itu setidaknya dapat membantu kebutuhan keluarga dan membuat anak-anak lebih mudah mengakses pendidikan,” ujarnya.

 

Nur Purnomo juga memperkenalkan sejumlah peluang pembiayaan pendidikan lanjutan, termasuk Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah), Beasiswa Unggulan, dan beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

 

Ia mendorong para siswa agar tidak membatasi cita-cita hanya sampai jenjang sekolah menengah. Kesempatan kuliah, menurut dia, terbuka di berbagai perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta, di seluruh Indonesia, selama calon mahasiswa memenuhi persyaratan dan lolos seleksi program yang ditujuh.

 

Bang Pur turut menjelaskan bahwa dukungan beasiswa dapat membuka jalan bagi mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang magister (S2) hingga doktoral (S3).

 

Ia mengajak siswa yang berminat melanjutkan pendidikan agar mulai mempersiapkan diri sejak sekarang, baik dari sisi prestasi akademik, kelengkapan administrasi, maupun pemahaman mengenai persyaratan masing-masing program beasiswa.

 

Tantang OSIS Gelar Parlemen Remaja

 

Dalam kesempatan itu Bang Pur memberikan tantangan kepada pengurus OSIS SMAN 1 Tempeh untuk menyelenggarakan kegiatan yang dapat meningkatkan wawasan kebangsaan dan kemampuan kepemimpinan siswa.

 

Ia menawarkan dukungan anggaran sebesar Rp 35 juta untuk pelaksanaan program Parlemen Remaja atau lomba cerdas cermat bertema Pancasila yang dapat melibatkan sekolah-sekolah di Kabupaten Lumajang.

 

Menurut dia, kegiatan tersebut dapat menjadi ruang bagi siswa untuk mempelajari demokrasi, memahami nilai-nilai Pancasila, serta mengenal proses pengambilan keputusan di lembaga negara.

 

Ia juga membuka peluang bagi peserta terbaik untuk diundang mengikuti kegiatan atau rapat di Gedung DPR RI di Jakarta.

 

Bang Pur berharap kesempatan itu dapat mendorong siswa lebih berani menyampaikan gagasan, menyusun program, dan berpartisipasi dalam kehidupan demokrasi secara positif.

 

Kepala Sekolah Soroti Keterbatasan Ruang dan Fasilitas

 

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Tempeh, Sutrisno, menyampaikan bahwa tingginya minat masyarakat untuk menyekolahkan anak di SMAN 1 Tempeh belum sepenuhnya dapat diimbangi dengan kapasitas ruang belajar dan fasilitas penunjang.

 

Menurut Sutrisno, jumlah pendaftar mencapai sekitar 700 orang, sedangkan siswa yang diterima sebanyak 324 orang. Kondisi tersebut menunjukkan tingginya animo masyarakat terhadap sekolah tersebut.

 

Ia menjelaskan, keterbatasan ruang dan sarana menjadi tantangan tersendiri bagi sekolah, terutama dalam mengakomodasi kegiatan pembelajaran serta aktivitas ekstrakurikuler.

 

Sejumlah kegiatan siswa, khususnya olahraga dan seni, membutuhkan tempat latihan yang memadai. Namun, keterbatasan fasilitas membuat sekolah harus mengatur jadwal dan menyesuaikan pelaksanaan kegiatan agar seluruh siswa tetap memperoleh kesempatan berlatih.

 

“Kemajuan sekolah tidak hanya bergantung pada fasilitas, tetapi juga pada semangat siswa dan kualitas tenaga pendidik. Namun, fasilitas tetap memiliki dampak terhadap kelancaran kegiatan belajar dan pengembangan bakat anak-anak,” ujar Sutrisno.

 

Ia berharap perhatian terhadap kebutuhan sarana pendidikan dapat terus ditingkatkan sehingga siswa memiliki ruang yang lebih layak untuk mengembangkan kemampuan akademik maupun nonakademik.

 

Sutrisno juga mengapresiasi kehadiran Nur Purnomo yang dinilainya menjadi kesempatan bagi siswa untuk mengenal lebih dekat peran wakil rakyat di tingkat pusat, khususnya dalam bidang pendidikan.

 

Ia berharap pertemuan tersebut dapat memberikan motivasi kepada siswa untuk melanjutkan pendidikan, mengembangkan potensi, serta mempersiapkan diri menjadi generasi penerus bangsa.

 

PIP Diharapkan Membantu Kebutuhan Belajar Siswa

 

Dalam sambutannya, Sutrisno turut menyampaikan bahwa sebanyak 63 siswa SMAN 1 Tempeh menerima bantuan Program Indonesia Pintar melalui aspirasi anggota dewan.

 

Dari total sekitar 945 siswa yang menempuh pendidikan di sekolah tersebut, ia berharap semakin banyak peserta didik yang memperoleh bantuan pendidikan sesuai ketentuan dan kriteria yang berlaku.

 

Sutrisno mengingatkan para penerima agar menggunakan bantuan tersebut secara bertanggung jawab untuk mendukung kebutuhan sekolah.

 

Ia juga menegaskan bahwa keterbatasan ekonomi seharusnya tidak memadamkan semangat siswa untuk belajar dan meraih prestasi.

 

Pertemuan itu menjadi momentum untuk memperkuat motivasi siswa sekaligus menyampaikan tantangan yang dihadapi sekolah, mulai dari kebutuhan fasilitas hingga pemerataan akses bantuan pendidikan.

 

Dukungan terhadap pendidikan, menurut Sutrisno, perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pembelajaran dan pengembangan karakter agar siswa tidak hanya mampu menyelesaikan pendidikan, tetapi juga siap berkontribusi bagi masyarakat dan bangsa.( D.S)

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin