Berita

Rahmansyah Sibarani Pertimbangkan Laporan Balik, Tegaskan Tak Ada Ruang untuk Provokasi di Tapteng

14
×

Rahmansyah Sibarani Pertimbangkan Laporan Balik, Tegaskan Tak Ada Ruang untuk Provokasi di Tapteng

Sebarkan artikel ini
Rahmansyah Sibarani Pertimbangkan Laporan Balik, Tegaskan Tak Ada Ruang untuk Provokasi di Tapteng

Medan –Kabarnusa24.com) Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Fraksi Partai NasDem, Rahmansyah Sibarani, merespons laporan terhadap dirinya yang disampaikan ke Badan Kehormatan (BK) DPRD Sumut dan juga ke Ketua Umum DPP Partai NasDem di Jakarta. Laporan tersebut diketahui merupakan inisiatif Thomson Pasaribu yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Tapteng Baru.

Dalam konferensi pers yang digelar di Medan pada Sabtu (22/11/2025), usai kembali dari kunjungan kerja DPRD Sumut ke Daerah Istimewa Yogyakarta, Rahmansyah menegaskan bahwa ia menyikapi langkah pelapor dengan tenang, objektif, dan profesional.

“Terima kasih kepada rekan-rekan media atas kehadirannya. Terkait pemberitaan bahwa saya akan dilaporkan ke BK DPRD Sumut maupun ke Ketua Umum DPP Partai NasDem, saya sampaikan bahwa saya menyikapinya dengan santai dan tetap tersenyum. Itu adalah hak setiap warga negara, dan saya sangat menghormati hak tersebut,” ujar Rahmansyah.

Ia menambahkan bahwa sebagai kader Partai NasDem sekaligus anggota DPRD Sumut, ia siap memenuhi setiap proses dan mekanisme yang ada. Jika diminta hadir memberikan klarifikasi oleh BK DPRD Sumut maupun DPP Partai NasDem, Rahmansyah menegaskan bahwa dirinya sangat siap.

“Jika saya dipanggil untuk memberikan penjelasan, saya akan hadir. Tidak ada alasan untuk menghindar. Proses kelembagaan harus dijalankan dengan baik dan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Merasa Dirugikan, Pertimbangkan Langkah Hukum

Meski menghormati hak pelapor, Rahmansyah juga menegaskan bahwa ia memiliki kedudukan hukum yang sama untuk melindungi nama baiknya. Ia menyampaikan bahwa laporan tersebut telah menimbulkan kerugian moral dan mencemarkan harkat serta martabatnya sebagai pribadi maupun sebagai pejabat publik.

“Oleh karena itu, saya bersama pengacara saya, Mahdi Muhammad Lubis dari Kantor Hukum Law Office Syahruzal Yusuf, sedang mempertimbangkan untuk membuat laporan balik terhadap saudara TP dan pihak lainnya,” ungkapnya.

Rencana laporan balik tersebut kemungkinan akan diajukan ke Polda Daerah Istimewa Yogyakarta, mengingat laporan terhadap dirinya pertama kali ia ketahui melalui media sosial saat sedang berada di Yogyakarta dalam rangka tugas kedinasan. Tidak tertutup kemungkinan laporan juga dibuat ke Mabes Polri.

Ajak Masyarakat Tapteng Tetap Tenang

Dalam kesempatan itu, Rahmansyah mengimbau masyarakat, khususnya warga Kabupaten Tapanuli Tengah, agar tidak terpengaruh oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan. Ia meminta publik untuk tidak terpancing oleh narasi atau provokasi yang berpotensi mengganggu ketenangan di daerah.

“Saya mengajak semua pihak untuk menghormati jalur hukum yang berlaku dan tidak mudah terprovokasi. Kami menduga ada pihak-pihak tertentu yang ingin mengambil keuntungan dari situasi ini. Karena itu, saya minta masyarakat tetap sabar dan menjaga keteduhan,” kata tokoh pemuda Sumatera Utara tersebut.

Rahmansyah juga menegaskan bahwa Tapanuli Tengah memiliki jalinan sosial dan persaudaraan yang kuat, sehingga dinamika politik tidak boleh menjadi pemicu perpecahan.

“Kita semua bersaudara dan sama-sama mencintai daerah Sahata Saoloan – Saiyo Sakato ini. Tapanuli Tengah adalah kampung halaman kita bersama, dan kondusivitas daerah adalah prioritas kita bersama,” tutupnya.

(Hasanuddingulo)

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin