Indramayu, Kabarnusa24.com
Kekesalan warga Desa Gadingan, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, terhadap kondisi infrastruktur jalan yang rusak parah akhirnya memuncak. Sebagai bentuk protes atas jalan kabupaten yang tak kunjung diperbaiki, warga menanam pohon pisang di sejumlah titik lubang di badan jalan.
Aksi tersebut menjadi simbol kekecewaan masyarakat terhadap lambannya penanganan kerusakan yang dinilai membahayakan pengguna jalan. Tidak hanya itu, pada malam hari warga juga menyalakan api unggun di lokasi jalan rusak sebagai penanda agar pengendara lebih waspada.
Warga menyebut, aksi ini merupakan bentuk peringatan sekaligus sindiran kepada pemerintah daerah agar segera mengambil langkah nyata. Mereka berharap Dinas PUPR Kabupaten Indramayu dapat segera melakukan perbaikan permanen, bukan sekadar tambal sulam yang tidak bertahan lama.
Masyarakat pun menegaskan, keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas, mengingat kondisi jalan yang berlubang kerap memicu kecelakaan, terutama saat malam hari.






