DaerahReligi

Uun Kurniasih Ukir Sejarah, Jadi Kepala KUA Pasekan Indramayu dan Masuk 15 Perempuan Pertama Pimpinan KUA di Indonesia

6
×

Uun Kurniasih Ukir Sejarah, Jadi Kepala KUA Pasekan Indramayu dan Masuk 15 Perempuan Pertama Pimpinan KUA di Indonesia

Sebarkan artikel ini
Uun Kurniasih Ukir Sejarah, Jadi Kepala KUA Pasekan Indramayu dan Masuk 15 Perempuan Pertama Pimpinan KUA di Indonesia

 

Indramayu, kabarnusa24.com

Sosok Uun Kurniasih mencatatkan sejarah baru di Kabupaten Indramayu. Setelah mengabdi selama 26 tahun sebagai Penyuluh Agama Islam, ia kini dipercaya mengemban amanah sebagai Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pasekan.

Prestasi tersebut menjadi semakin istimewa karena Uun termasuk dalam jajaran 15 perempuan pertama di Indonesia yang menduduki jabatan Kepala KUA, posisi yang selama ini identik dipegang oleh kaum pria.

Berbekal pengalaman panjang mendampingi masyarakat sejak tahun 2000, Uun memahami berbagai persoalan yang dihadapi warga, mulai dari masalah keluarga, sosial, hingga keagamaan. Menurutnya, peran KUA saat ini tidak hanya sebatas mengurus administrasi pernikahan, tetapi juga menjadi pusat pembinaan keluarga dan pelayanan keagamaan bagi masyarakat.

“KUA memiliki fungsi yang sangat luas. Selain pelayanan nikah, kami juga berperan dalam pembinaan keluarga, mediasi konflik rumah tangga, edukasi keagamaan, hingga penguatan ketahanan keluarga,” ujar Uun.

Salah satu program yang menjadi fokus kepemimpinannya adalah Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS). Melalui program tersebut, KUA akan aktif menyambangi sekolah-sekolah untuk memberikan edukasi kepada para pelajar mengenai pentingnya pendidikan, perencanaan masa depan, serta pencegahan pernikahan usia dini.

“Pada intinya, saya ingin menjadikan KUA ini benar-benar sebagai Kantor Urusan Agama, bukan hanya kantor yang mengurus pernikahan,” tegasnya.

Kehadiran Uun sebagai Kepala KUA Pasekan menjadi bukti bahwa dedikasi, kompetensi, dan pengabdian yang panjang mampu membuka peluang bagi perempuan untuk mengambil peran strategis dalam pelayanan publik. Kiprahnya diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi perempuan Indonesia untuk terus berkarya dan berkontribusi dalam berbagai bidang pengabdian kepada masyarakat.

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin