Daerah

Perkara Kasus Jual Beli Jabatan Pemkab Bogor Naik Status Tahap Penyidikan

3
×

Perkara Kasus Jual Beli Jabatan Pemkab Bogor Naik Status Tahap Penyidikan

Sebarkan artikel ini
Perkara Kasus Jual Beli Jabatan Pemkab Bogor Naik Status Tahap Penyidikan
Foto : Ilustrasi

CIBINONG, Kabarnusa24.com
Berawal adanya laporan dugaan praktik transaksional dalam pengisian jabatan di lingkungan Pemkab Bogor. Setelah itu Inspektorat Kabupaten Bogor melaporkan empat aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Bogor ke Polres Bogor yang diduga terlibat berdasarkan hasil audit.

Polres Bogor berkomitmen untuk menuntaskan penyelidikan ini secara transparan guna memastikan integritas birokrasi di wilayah Kabupaten Bogor tetap terjaga dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, serta nepotisme (KKN). Sebelumnya, penyidik telah memeriksa belasan saksi untuk mengungkap fakta di balik kasus tersebut.

Kabar terbaru Polres Bogor resmi menaikkan status penanganan kasus dugaan jual beli jabatan ASN Pemkab Bogor dari penyelidikan ke penyidikan. Dari kenaikan status ini menyusul hasil gelar perkara yang digelar di Polda Jawa Barat.

Hal tersebut Penyidik Satreskrim Polres Bogor telah menemukan fakta adanya tindak pidana korupsi dengan modus operandi penerimaan gratifikasi sehingga kasusnya ditingkatkan menjadi tahap penyidikan.

“Berdasarkan hasil penyelidikan, ditemukan fakta-fakta yang dinilai cukup untuk ditingkatkan status perkaranya menjadi penyidikan,” ungkap Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Anggi Eko Prasetyo, dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (29/06/26).

Meski demikian, AKP Anggi juga mengatakan, pihaknya telah mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Cibinong, Kabupaten Bogor, sesuai prosedur dalam penanganan perkara. Tak hanya itu, ia pun menekankan prinsip akuntabel dan transparan dalam perkara tersebut.

“Hasil penyelidikan dan gelar perkara, pasal yang disangkakan yakni Pasal 12B juncto Pasal 12 UU Tindak Pidana Korupsi,” Ujarnya.(Rizky Tile)

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin