DaerahKetahanan Pangan

Kementan Salurkan 300 Pompa Air ke Indramayu, Siap Aliri 6.000 Hektare Sawah di Musim Kemarau

2
×

Kementan Salurkan 300 Pompa Air ke Indramayu, Siap Aliri 6.000 Hektare Sawah di Musim Kemarau

Sebarkan artikel ini
Kementan Salurkan 300 Pompa Air ke Indramayu, Siap Aliri 6.000 Hektare Sawah di Musim Kemarau

 

Indramayu, kabarnusa24.com Pemerintah Kabupaten Indramayu menerima bantuan 300 unit pompa air dari Kementerian Pertanian (Kementan) untuk mengatasi kendala pengairan lahan pertanian selama musim kemarau. Bantuan tersebut diprioritaskan bagi areal persawahan di wilayah perbatasan Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Subang.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Indramayu, Sugeng Heriyanto, mengatakan bantuan pompa air ini bertujuan menjaga ketersediaan air bagi lahan pertanian agar aktivitas tanam tetap berjalan meski memasuki musim kemarau.

“Bantuan pompa air tersebut digunakan untuk mengatasi kendala pengairan, terutama di musim kemarau ini,” ujar Sugeng, Jumat (3/7).

Menurutnya, Kecamatan Sukra menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian khusus dari Kementan. Meski memiliki sumber air yang cukup dari Kali Sewo, posisi sungai yang lebih rendah dibandingkan areal persawahan membuat petani membutuhkan pompa untuk mengalirkan air ke lahan.

“Hanya saja posisi sungai berada lebih rendah dari sawah sehingga harus menggunakan pompa agar air bisa masuk ke areal persawahan,” jelasnya.

Sugeng menambahkan, sebanyak 300 unit pompa air tersebut ditargetkan mampu mengairi sekitar 16 ribu hektare lahan pertanian di wilayah perbatasan Indramayu dan Subang. Dari jumlah tersebut, sekitar 6.000 hektare berada di Kabupaten Indramayu, sedangkan 10.000 hektare lainnya berada di Kabupaten Subang.

Sementara itu, Camat Sukra, Sigit Widiyanto, menyambut baik bantuan tersebut. Ia optimistis keberadaan pompa air akan mendukung kelancaran musim tanam sekaligus meningkatkan capaian Luas Tambah Tanam (LTT) di wilayah Kecamatan Sukra.

“Dengan adanya bantuan pompa ini, kami sangat optimistis luas tambah tanam (LTT) di wilayah Kecamatan Sukra dapat meningkat secara signifikan,” pungkas Sigit.

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin