SUMENEP, Kabarnusa24.Com — Pondok Pesantren Bustanul Ulum Sonok, Kecamatan Nonggunong, Kabupaten Sumenep, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Haul XIII KH. Imamuddin.
Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan penuh nuansa keagamaan.
Acara dihadiri oleh para santri, alumni, simpatisan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah dari berbagai kalangan.
Kehadiran masyarakat tersebut menjadi bukti kuatnya ikatan silaturahmi dan kecintaan terhadap para ulama serta Nabi Muhammad SAW.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum bagi seluruh jamaah untuk kembali meneladani akhlak dan perjuangan Rasulullah SAW dalam menjalani kehidupan, sekaligus mengenang jasa dan perjuangan almarhum KH. Imamuddin yang telah memberikan kontribusi besar dalam pengembangan pendidikan dan dakwah Islam di lingkungan Pondok Pesantren Bustanul Ulum.
Dalam kegiatan tersebut, Muballigh K. Halqi, S.Ag., yang juga Wakil Ketua PCNU Sumenep, turut memberikan sambutan. Dalam penyampaiannya, ia mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan peringatan Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sebagai sarana memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW dan meningkatkan pengamalan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Bustanul Ulum, KH. Sihabuddin Imam, turut menyampaikan sambutan dalam acara tersebut.
Peringatan Maulid Nabi dan Haul XIII KH. Imamuddin juga menjadi ajang mempererat hubungan antara pesantren dengan para santri, alumni, simpatisan, serta masyarakat secara luas.
Suasana kebersamaan tampak begitu terasa sepanjang kegiatan berlangsung.
Para jamaah mengikuti rangkaian acara dengan penuh khidmat, mulai dari pembacaan doa, shalawat, hingga tausiyah keagamaan.
Momentum tersebut diharapkan dapat memberikan keberkahan sekaligus menjadi pengingat bagi generasi penerus untuk terus menjaga nilai-nilai keislaman, tradisi pesantren, serta perjuangan para ulama.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, keluarga besar Pondok Pesantren Bustanul Ulum Sonok berharap semangat meneladani Rasulullah SAW dan meneruskan perjuangan para pendahulu, khususnya KH. Imamuddin, dapat terus tumbuh di tengah masyarakat.







