Berita

Kasad Maruli Simanjuntak Turun Langsung di Jabar, Soroti Sampah, Energi hingga Infrastruktur Garut-Tasikmalaya

3
×

Kasad Maruli Simanjuntak Turun Langsung di Jabar, Soroti Sampah, Energi hingga Infrastruktur Garut-Tasikmalaya

Sebarkan artikel ini
Kasad Maruli Simanjuntak Turun Langsung di Jabar, Soroti Sampah, Energi hingga Infrastruktur Garut-Tasikmalaya

Kabarnusa24.com

BANDUNG – Persoalan sampah hingga kebutuhan infrastruktur dasar menjadi perhatian Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak saat melakukan kunjungan kerja ke Jawa Barat, Jumat (4/9/2026).

Kasad Maruli Simanjuntak Turun Langsung di Jabar, Soroti Sampah, Energi hingga Infrastruktur Garut-Tasikmalaya

Dalam kunjungannya, Maruli tidak hanya melihat inovasi pengolahan sampah di Kota Bandung, tetapi juga meninjau pengembangan energi mikrohidro serta kondisi lingkungan di Kabupaten Garut. Sejumlah rencana pembangunan untuk membantu kebutuhan masyarakat Garut dan Tasikmalaya turut menjadi perhatian.

 

Agenda pertama berlangsung di kawasan TPS Pasar Ciwastra, Kota Bandung. Maruli meninjau Alat Pemusnah Sampah (APS) yang dikembangkan Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI Angkatan Darat (Dislitbangad).

 

Teknologi tersebut dikembangkan sebagai salah satu upaya membantu mengurangi beban sampah yang berada di tempat pembuangan sementara.

 

Dalam peninjauan itu, Kasad didampingi sejumlah pihak terkait, di antaranya Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung Dadang Setiawan dan Perumda Pasar Kota Bandung Pratama Aditya Wicaksana.

Kasad Maruli Simanjuntak Turun Langsung di Jabar, Soroti Sampah, Energi hingga Infrastruktur Garut-Tasikmalaya

APS Ciwastra sebelumnya juga mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebagai salah satu inovasi dalam menghadapi persoalan pengelolaan sampah.

 

Dari Bandung, Kasad Bergerak ke Garut

 

Usai melihat langsung teknologi pengolahan sampah di Ciwastra, rombongan Kasad melanjutkan kunjungan menuju Kabupaten Garut.

 

Di Kecamatan Cisewu, Maruli meninjau pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) di kawasan Curug Rahong.

 

PLTMH tersebut memiliki kapasitas sekitar 25.000 watt dan diproyeksikan menjadi salah satu contoh pemanfaatan potensi energi air yang dapat dikembangkan di wilayah lain.

 

Pemanfaatan sumber energi lokal ini menjadi salah satu bagian dari rangkaian agenda Kasad selama berada di Jawa Barat.

 

Situ Bagendit Tak Luput dari Perhatian

 

Perhatian Kasad kemudian beralih ke kawasan wisata Situ Bagendit, Kecamatan Banyuresmi.

 

Maruli meninjau kondisi kawasan danau serta upaya pembersihan tanaman liar yang tumbuh di area perairan, termasuk eceng gondok.

 

Menurut Maruli, pembersihan Situ Bagendit akan terus dilakukan dan dievaluasi. Upaya tersebut diharapkan mampu memperbaiki kondisi lingkungan dan ketersediaan air sekaligus menghidupkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar kawasan wisata.

 

Garut-Tasikmalaya Disiapkan Jadi Satu Blok Program

 

Tak berhenti pada persoalan lingkungan, Kasad juga menyampaikan rencana percepatan pembangunan infrastruktur dasar di wilayah Garut dan Tasikmalaya.

 

Salah satu fokusnya adalah pembangunan jembatan dan penyediaan air bersih bagi masyarakat.

 

TNI AD kini melakukan pendataan terhadap sejumlah titik yang membutuhkan jembatan, baik jembatan sederhana maupun jembatan gantung.

 

Program tersebut akan dikerjakan melalui koordinasi dengan pemerintah daerah, Kodim, Polres dan kejaksaan dengan pendekatan satu blok wilayah Garut-Tasikmalaya.

 

Selain jembatan dan air bersih, program tersebut juga mencakup rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH).

 

Maruli menargetkan pekerjaan mulai dilaksanakan pada September 2026. Sebagian program diharapkan sudah dapat diselesaikan pada awal Oktober.

 

Dari Sampah hingga Rumah Warga

 

Rangkaian kunjungan Kasad di Jawa Barat memperlihatkan perhatian TNI AD terhadap sejumlah persoalan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

 

Mulai dari teknologi pengolahan sampah di Bandung, pengembangan energi melalui PLTMH, penanganan lingkungan Situ Bagendit, hingga pembangunan jembatan, penyediaan air bersih dan rehabilitasi rumah warga di wilayah Garut-Tasikmalaya.

 

Sinergi antara TNI AD, pemerintah daerah dan unsur terkait diharapkan mampu mempercepat penyelesaian berbagai persoalan tersebut sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

 

Kunjungan kerja Maruli pun menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menangani persoalan lingkungan, energi, infrastruktur dasar dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Jawa Barat.

(Jaka)

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin