Berita

Warga Mengeluh Tentang Jalan Desa Sonok, Camat Nonggunong Soroti Jalan Rusak, Jalur Sonok Terancam Putus Akibat Abrasi

4
×

Warga Mengeluh Tentang Jalan Desa Sonok, Camat Nonggunong Soroti Jalan Rusak, Jalur Sonok Terancam Putus Akibat Abrasi

Sebarkan artikel ini
Warga Mengeluh Tentang Jalan Desa Sonok, Camat Nonggunong Soroti Jalan Rusak, Jalur Sonok Terancam Putus Akibat Abrasi

SUMENEP, — Kondisi sejumlah ruas jalan di wilayah Kecamatan Nonggunong, Kabupaten Sumenep, Madura, mendapat perhatian serius dari Camat Nonggunong.

Kerusakan jalan yang terjadi di sejumlah titik dinilai perlu segera mendapat penanganan dari dinas terkait agar tidak semakin parah dan mengganggu aktivitas masyarakat.

Camat Nonggunong Bambang Risdiyanto meminta pemerintah daerah melalui dinas terkait untuk memperhatikan kondisi infrastruktur jalan yang mengalami kerusakan, terutama ruas jalan yang menjadi akses utama masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Salah satu titik yang menjadi perhatian berada di wilayah Desa Sonok, khususnya jalur Pantura. Di lokasi tersebut, badan jalan dilaporkan mulai terkikis oleh hempasan ombak.

Kondisi tersebut dikhawatirkan semakin memburuk apabila tidak segera dilakukan langkah penanganan.

“Sepanjang jalan yang berada di wilayah Kecamatan Nonggunong kami mohon kepada dinas terkait agar diperhatikan dan segera dilakukan perbaikan, terutama titik-titik yang kondisinya sudah sangat rusak,” ujar Bambang Risdiyanto Camat Nonggunong.

Menurutnya, kondisi jalur Pantura di wilayah Sonok perlu menjadi perhatian khusus. Abrasi yang terus mengikis sisi badan jalan berpotensi mengancam keberadaan akses transportasi masyarakat.

“Kalau dibiarkan, kami khawatir badan jalan semakin terkikis dan berpotensi putus. Ini merupakan akses masyarakat menuju wilayah Desa Sonok ke Belingi , sehingga perlu segera ada penanganan,” tegasnya.

Ia berharap pemerintah daerah dapat segera melakukan survei dan menentukan langkah penanganan yang tepat, baik untuk memperbaiki badan jalan maupun mengantisipasi dampak abrasi di sekitar ruas jalan tersebut.

Selain menyangkut kelancaran mobilitas masyarakat, kondisi jalan yang rusak juga dapat berdampak terhadap aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan, serta distribusi kebutuhan masyarakat.

Camat Nonggunong juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas infrastruktur yang telah dibangun pemerintah. Menurutnya, perhatian dan penanganan sejak dini diperlukan agar kerusakan tidak semakin meluas dan membutuhkan biaya perbaikan yang lebih besar.

Pemerintah daerah melalui dinas terkait diharapkan segera menindaklanjuti kondisi tersebut dengan melakukan pengecekan langsung ke lapangan, khususnya di titik jalur Pantura Sonok yang mulai terkikis ombak.

Masyarakat berharap akses jalan tersebut tetap dapat digunakan dengan aman dan tidak sampai terputus, mengingat jalur tersebut menjadi salah satu akses penting bagi warga di wilayah Kecamatan Nonggunong.

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin