Daerah

Annamiroh Lumajang Perkuat Layanan Jemaah Umrah, Hotel Dekat hingga Maskapai Garuda

8
×

Annamiroh Lumajang Perkuat Layanan Jemaah Umrah, Hotel Dekat hingga Maskapai Garuda

Sebarkan artikel ini
Annamiroh Lumajang Perkuat Layanan Jemaah Umrah, Hotel Dekat hingga Maskapai Garuda

Annamiroh Lumajang Perkuat Layanan Jemaah Umrah, Hotel Dekat hingga Maskapai Garuda

LUMAJANG,kabarnusa24.Com– Kenyamanan jemaah menjadi perhatian utama PT Annamiroh Travelindo dalam melayani keberangkatan umrah dari Kabupaten Lumajang. Tak hanya memastikan perjalanan berjalan lancar, biro perjalanan tersebut juga menyiapkan sejumlah fasilitas untuk menjaga kondisi fisik jemaah selama menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci.

 

Wakil Cabang PT Annamiroh Travelindo Lumajang, H. Rian, mengatakan Annamiroh telah hadir dan melayani masyarakat Lumajang sejak sekitar 2018. Layanan yang diberikan saat ini berfokus pada perjalanan ibadah umrah, sementara layanan bimbingan haji belum menjadi bagian dari pelayanan cabang tersebut.

 

“Kalau Annamiroh di Lumajang itu mulai sekitar 2018. Untuk saat ini kami fokus pada umrah, belum ada bimbingan haji,” kata H. Rian.

 

Menurut dia, keberangkatan jemaah umrah dari Lumajang berlangsung secara rutin. Jadwal keberangkatan tersedia hampir setiap bulan sehingga masyarakat dapat memilih waktu keberangkatan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

 

Dalam memberikan pelayanan, kata Rian, kenyamanan jemaah menjadi salah satu perhatian penting. Salah satunya dengan memilih hotel yang lokasinya relatif dekat dengan pusat kegiatan ibadah di Madinah maupun Makkah.

 

“Untuk pelayanan sudah menjadi yang utama bagi kami. Salah satunya dari hotel penampungan yang selalu kami upayakan berada di lokasi terdekat, baik di Madinah maupun di Makkah,” ujarnya.

 

Pilihan tersebut, lanjut Rian, berkaitan dengan kondisi fisik jemaah. Menurut dia, ibadah umrah membutuhkan stamina karena sebagian besar rangkaian ibadah dilakukan dengan aktivitas fisik.

 

“Umrah itu adalah ibadah fisik. Jadi kami berupaya agar stamina jemaah tetap terjaga. Kalau hotelnya jauh, tentu jemaah akan lebih cepat lelah ketika harus menuju masjid,” katanya.

 

Selain akomodasi, pilihan maskapai juga menjadi bagian dari perhatian terhadap kenyamanan perjalanan. Rian menyebut PT Annamiroh Travelindo dalam sejumlah keberangkatan menggunakan maskapai Garuda Indonesia.

 

“Kami mencari pesawat dengan menggunakan maskapai yang terbaik juga untuk jemaah, terutama untuk kenyamanan mereka. Karena itu, kami sering menggunakan Garuda,” katanya.

 

Manasik Jadi Bekal Sebelum ke Tanah Suci

 

Sementara itu, perwakilan PT Annamiroh Travelindo, Nanik Susilowati, mengatakan persiapan jemaah tidak hanya berkaitan dengan keberangkatan dan fasilitas perjalanan. Pembekalan melalui manasik juga diberikan agar calon jemaah memahami tata cara ibadah sebelum tiba di Baitullah.

 

“Latihan manasik ini kami adakan untuk memberikan edukasi lebih dini sebelum berangkat ke Baitullah. Para jemaah diharapkan sudah mengetahui tata cara, rukun, dan segala sesuatunya selama menjalankan ibadah di sana,” ujar Nanik.

 

Menurut dia, manasik yang diberikan sebelum keberangkatan menjadi tahap pematangan bagi jemaah. Ketika sudah berada di Tanah Suci, pembimbing kembali memberikan penguatan agar jemaah semakin memahami tahapan ibadah yang akan dijalankan.

 

“Ketika di sana kami juga melakukan manasik lagi, sekadar mengingatkan. Karena pemahaman dasarnya sudah dimatangkan di sini, sehingga di Baitullah tinggal pemantapan,” katanya.

 

Nanik juga mengingatkan calon jemaah untuk memperhatikan kesehatan sejak sebelum keberangkatan, terutama bagi jemaah lanjut usia.

 

“Yang pertama khususnya niat. Kalau sudah berniat, yang terpenting adalah menjaga kondisi kesehatan, terutama bagi jemaah lansia,” ujarnya.

 

Dia mengatakan kondisi kesehatan harus menjadi perhatian karena perubahan situasi selama perjalanan maupun aktivitas ibadah di Tanah Suci dapat memengaruhi kondisi fisik jemaah.

 

“Jangan sampai karena merasa sehat di sini kemudian kurang memperhatikan kondisi tubuh. Ketika sampai di sana justru muncul gangguan kesehatan,” katanya.

 

Nanik sendiri mengaku telah bermitra dengan PT Annamiroh Travelindo yang berpusat di Mojokerto sejak 2019. Kerja sama tersebut sempat terhenti akibat pandemi Covid-19 sebelum kembali berjalan pada akhir 2021.

 

“Alhamdulillah, saya bermitra dengan PT Annamiroh Travelindo yang pusatnya di Mojokerto sejak 2019. Setelah itu ada jeda karena Covid-19, kemudian kami kembali berjalan pada akhir 2021,” katanya.

 

Keberangkatan dari Lumajang Rutin

 

Untuk keberangkatan dari Kabupaten Lumajang, Nanik menyebut jadwal telah disiapkan secara berkala sehingga calon jemaah tinggal mengikuti tanggal keberangkatan yang telah ditentukan.

 

“Dari Kabupaten Lumajang setiap keberangkatan selalu ada jemaah. Jadwal dan tanggal keberangkatan sudah ditentukan, sehingga jemaah tinggal mengikuti jadwal tersebut,” ujarnya.

 

Namun, karena dirinya juga memiliki pekerjaan sebagai perangkat desa, Nanik memilih membatasi keterlibatannya dalam pendampingan perjalanan.

 

“Karena saya juga memiliki pekerjaan sebagai perangkat desa, saya membatasi diri untuk berangkat satu tahun sekali,” katanya.

 

Untuk keberangkatan 14 Oktober mendatang, Nanik mengatakan rombongan dari Lumajang akan berangkat dalam satu bus dengan jumlah sekitar 50 jemaah.

 

“Untuk keberangkatan 14 Oktober ini, alhamdulillah kami berangkat satu bus dengan banyak jemaah, sekitar 50 jemaah,” ujarnya.

 

Nanik berharap seluruh calon tamu Allah yang akan berangkat diberikan kesehatan dan kelancaran selama perjalanan hingga seluruh rangkaian ibadah selesai.

 

“Harapan kami bersama para calon tamu Allah yang lain, mudah-mudahan kami selalu diberikan kesehatan, perjalanan dan ibadahnya lancar, sehingga dapat menunaikan ibadah dengan sempurna di sana,” katanya.(D.S)

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin