DaerahUMKM

Di Balik Semarak Hari Jadi Indramayu ke-499, Ada Pejuang Rezeki yang Tak Pernah Libur

6
×

Di Balik Semarak Hari Jadi Indramayu ke-499, Ada Pejuang Rezeki yang Tak Pernah Libur

Sebarkan artikel ini
Di Balik Semarak Hari Jadi Indramayu ke-499, Ada Pejuang Rezeki yang Tak Pernah Libur

 

Indramayu, kabarnusa24.com

Kawasan Gedung DPRD Kabupaten Indramayu dipadati ribuan orang dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Indramayu ke-499. Jalan Jenderal Sudirman di depan gedung dewan ditutup dan berubah menjadi area parkir.

Di dalam gedung, para pejabat mengikuti Rapat Paripurna Istimewa.Namun di luar gedung, cerita berbeda justru tengah berlangsung.

Di bawah terik matahari, para pedagang kaki lima sibuk melayani pembeli. Ada yang menjajakan makanan, ada pula yang menawarkan aneka minuman.

Mereka datang bukan sekadar untuk menyaksikan kemeriahan perayaan hari jadi. Mereka datang untuk mencari rezeki.

Salah satunya Daya (45), warga Kelurahan Karanganyar, yang sehari-hari berjualan minuman di sekitar Alun-alun Indramayu.

Hari itu, gerobaknya dipindahkan ke depan Gedung DPRD, mengikuti naluri sederhana yang selama bertahun-tahun menjadi pegangan para pedagang.

“Kalau orang dagang mah begini, cari tempat yang lagi ramai,” ujarnya.

Benar saja, sejak pagi pembeli datang silih berganti. Es diracik, kopi diseduh, dan gelas demi gelas berpindah ke tangan pelanggan.

Daya telah 12 tahun menjalani usaha tersebut. Berawal dari satu gerobak yang dibuatnya sendiri, kini usahanya berkembang menjadi lima gerobak.

Dari usaha itu, Daya menghidupi istri dan seorang anaknya. Bahkan, tiga orang lainnya kini ikut bekerja bersamanya.

Di lokasi yang sama, ada pula Selamet (49), pedagang minuman lainnya. Ketika ditanya mengenai hasil jualannya hari itu, jawabannya singkat.

“Alhamdulillah, lumayan buat jajan anak.”

Mungkin nama mereka tidak disebut dalam rapat paripurna. Tidak ada kursi kehormatan untuk mereka. Tidak ada mikrofon yang menyorot perjuangan mereka.

Namun, tanpa banyak bicara, mereka juga menjadi bagian dari cerita Hari Jadi Indramayu ke-499.

Bagi mereka, Hari Jadi Indramayu bukan sekadar perayaan.Hari ini adalah kesempatan.Kesempatan untuk mendapatkan rezeki lebih banyak. Kesempatan untuk membawa pulang sesuatu bagi anak dan keluarga.

Sebab, di balik kemeriahan sebuah perayaan daerah, selalu ada rakyat yang tetap bekerja.

Ada yang berdiri di balik gerobak, melayani pembeli di bawah terik matahari, demi satu tujuan sederhana: memastikan dapur tetap mengepul dan keluarga tetap tersenyum.Panjang umur untuk para pejuang rezeki.

Mereka mungkin tidak berdiri di panggung kehormatan, tetapi perjuangan mereka adalah bagian dari denyut kehidupan Indramayu.

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin