MUARA NIBUNG, 29 September 2026 —Kabarnusa24.com)Pemberitaan terkait dugaan permainan dalam penyaluran solar subsidi di salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di kawasan Muara Nibung mendapat perhatian dari Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).
Perhatian tersebut disampaikan setelah pihak BPH Migas menghubungi awak media melalui aplikasi WhatsApp untuk menanyakan informasi terkait pemberitaan yang sebelumnya dimuat dengan judul “Dugaan Permainan Solar Subsidi di Muara Nibung, CCTV dan Data.”
Dalam komunikasi tersebut, pihak BPH Migas menanyakan alamat lengkap SPBU yang menjadi lokasi dalam pemberitaan. Permintaan informasi itu disampaikan sebagai bagian dari upaya menindaklanjuti informasi yang telah diberitakan sekaligus memastikan lokasi yang dimaksud.
Pihak BPH Migas juga menyampaikan rencana untuk turun langsung ke lapangan dalam waktu dekat guna melakukan pemeriksaan terhadap SPBU tersebut. Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran secara langsung mengenai kondisi dan aktivitas penyaluran BBM subsidi di lokasi.
Menanggapi rencana tersebut, awak media menyatakan siap meliput kegiatan pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak BPH Migas di lapangan. Peliputan dilakukan sebagai bagian dari fungsi jurnalistik untuk memperoleh informasi secara langsung serta menyampaikan kepada masyarakat mengenai proses dan hasil pemeriksaan berdasarkan fakta dan keterangan resmi dari pihak terkait.
Rencana pemeriksaan langsung tersebut menjadi perhatian karena sebelumnya muncul informasi mengenai dugaan adanya permainan dalam penyaluran solar subsidi di SPBU yang berada di kawasan Muara Nibung. Informasi tersebut kemudian menjadi dasar pemberitaan yang memuat sejumlah hal yang perlu mendapatkan klarifikasi dari pihak terkait.
Dalam pemberitaan sebelumnya turut disebutkan mengenai keberadaan CCTV dan data yang dinilai dapat membantu proses penelusuran terhadap aktivitas di SPBU tersebut. Rekaman maupun data yang relevan dapat menjadi bahan bagi pihak berwenang apabila diperlukan dalam proses pemeriksaan, verifikasi, dan klarifikasi.
Dengan adanya rencana turun langsung dari BPH Migas, berbagai informasi yang sebelumnya beredar diharapkan dapat diuji dan diklarifikasi secara langsung di lapangan. Pemeriksaan tersebut juga penting untuk mengetahui apakah terdapat ketidaksesuaian dalam proses penyaluran BBM subsidi sebagaimana yang menjadi perhatian dalam pemberitaan sebelumnya.
Awak media menegaskan bahwa pemberitaan tersebut merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial dan upaya menyampaikan informasi yang dinilai penting bagi masyarakat. Namun demikian, informasi mengenai dugaan tersebut tetap perlu diverifikasi dan tidak dapat langsung dianggap sebagai suatu pelanggaran sebelum adanya hasil pemeriksaan dari pihak yang berwenang.
Masyarakat juga berharap pengawasan terhadap penyaluran BBM subsidi dapat dilakukan secara serius dan transparan. Sebab, BBM subsidi merupakan bagian dari kebijakan pemerintah yang diperuntukkan bagi masyarakat dan pihak-pihak yang memenuhi ketentuan sebagai penerima manfaat.
Apabila dalam pemeriksaan nantinya ditemukan adanya pelanggaran, masyarakat tentu berharap persoalan tersebut dapat ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan hukum dan peraturan yang berlaku. Sebaliknya, apabila hasil pemeriksaan tidak menemukan adanya pelanggaran, klarifikasi resmi juga penting disampaikan agar informasi yang berkembang di tengah masyarakat menjadi terang dan tidak menimbulkan kesimpangsiuran.
Dengan adanya komunikasi antara BPH Migas dan awak media serta rencana pemeriksaan langsung ke lokasi, publik kini menunggu tindak lanjut dari pihak berwenang. Awak media menyatakan siap meliput kegiatan pemeriksaan tersebut dan akan menyampaikan hasilnya secara berimbang berdasarkan fakta, temuan di lapangan, serta keterangan resmi yang diperoleh dari pihak terkait.
(Hasanuddingulo)







