DaerahLingkungan

Toko Teknisi Laptop di Kepandean Indramayu Rusak akibat Pipa PDAM Pecah, Perumdam Buka Mediasi

2
×

Toko Teknisi Laptop di Kepandean Indramayu Rusak akibat Pipa PDAM Pecah, Perumdam Buka Mediasi

Sebarkan artikel ini
Toko Teknisi Laptop di Kepandean Indramayu Rusak akibat Pipa PDAM Pecah, Perumdam Buka Mediasi

 

Indramayu, kabarnusa24.com

Sebuah toko teknisi laptop dan komputer di Kelurahan Kepandean, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, mengalami kerusakan setelah pipa Perumdam Tirta Darma Ayu yang berada di bawah bangunan tersebut pecah.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian setelah istri penyewa toko mengunggah keluhannya melalui media sosial Threads. Dalam unggahannya, ia menyebut sejumlah barang mengalami kerusakan, termasuk barang milik pelanggan yang tengah diperbaiki di toko tersebut.

Ia juga meminta perhatian Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi karena mengaku belum memperoleh pertanggungjawaban atas kerusakan yang terjadi dari pihak Perumdam Tirta Darma Ayu.

Menanggapi hal tersebut, Perumdam Tirta Darma Ayu Indramayu membantah jika pihaknya tidak melakukan penanganan terhadap kejadian tersebut.

Manajer Humas Perumdam Tirta Darma Ayu, Budhi Suprihatin, mengatakan pihaknya telah melakukan mediasi dengan pihak penyewa dan menawarkan uang kerohiman. Namun, hingga kini belum tercapai kesepakatan karena nilai yang diminta pihak penyewa lebih besar.

“Sudah kami lakukan mediasi dan kami tawarkan uang kerohiman. Namun belum ada kesepakatan karena nilai yang diminta penyewa lebih besar,” ujar Budhi.

Budhi juga menjelaskan, berdasarkan informasi dari pihak Perumdam, bangunan yang ditempati toko tersebut berada di area yang disebutnya sebagai bangunan liar dan semestinya merupakan jalur hijau. Di bawah area tersebut terdapat jaringan utilitas milik Perumdam.

“Itu sebenarnya bangunan liar yang semestinya itu adalah jalur hijau karena di bawahnya ada utility kita yang berisiko bocor,” terang Budhi.

Sementara itu, setelah kejadian pipa pecah, tim teknis Perumdam Tirta Darma Ayu disebut langsung melakukan perbaikan. Saat ini, jaringan distribusi air di lokasi tersebut juga telah kembali normal.

Perumdam menyatakan akan kembali melakukan mediasi dengan pihak penyewa untuk membahas persoalan kerusakan dan tuntutan ganti kerugian.

Selain itu, koordinasi dengan pemerintah daerah juga akan dilakukan guna mencari solusi serta mencegah terjadinya kejadian serupa di kemudian hari.

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin