Daerah

Panjat Tebing Lumajang Makin Bergairah, 80 Atlet Ramaikan Kejurkab

8
×

Panjat Tebing Lumajang Makin Bergairah, 80 Atlet Ramaikan Kejurkab

Sebarkan artikel ini
Panjat Tebing Lumajang Makin Bergairah, 80 Atlet Ramaikan Kejurkab

Panjat Tebing Lumajang Makin Bergairah, 80 Atlet Ramaikan Kejurkab

LUMAJANG,jatim mandiri— Cabang olahraga panjat tebing di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menunjukkan perkembangan yang semakin positif. Tak hanya dari sisi prestasi, geliat pembinaan atlet juga terlihat dari meningkatnya jumlah peserta Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) panjat tebing tahun ini yang mencapai 80 atlet.

 

Ketua Umum KONI Kabupaten Lumajang Budi Satria Andhika, S.E., M.M., mengatakan peningkatan tersebut menjadi indikator bahwa pembinaan panjat tebing di Lumajang mulai menunjukkan hasil.

 

“Alhamdulillah, panjat tebing Lumajang telah menunjukkan progres peningkatan yang signifikan, baik dari sisi prestasi di beberapa kejuaraan open maupun Kejurprov yang diikuti, maupun dari pembinaan yang rutin dilakukan,” ujar Budi.

 

Menurut dia, Kejurkab panjat tebing juga menjadi agenda rutin yang digelar setiap tahun. Tahun ini, jumlah peserta mencapai 80 atlet, lebih banyak dibandingkan pelaksanaan pada tahun-tahun sebelumnya.

 

Budi menilai peningkatan jumlah peserta tidak terlepas dari pembinaan yang dilakukan secara konsisten oleh sejumlah klub panjat tebing di Lumajang.

 

Selain itu, berkembangnya minat atlet muda juga dipengaruhi semakin luasnya kesempatan untuk berkompetisi. Panjat tebing kini turut dipertandingkan dalam ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda).

 

“Ini menjadi salah satu dampak positif karena semakin banyak pelajar yang mengenal dan menekuni panjat tebing. Pembinaan di klub juga berjalan rutin sehingga muncul atlet-atlet baru,” katanya.

 

Wall Panjat Tebing Dipindah ke Stadion Semeru**

 

Dukungan terhadap perkembangan panjat tebing Lumajang juga datang dari sisi sarana dan prasarana. Pemerintah Kabupaten Lumajang merestui rencana pemindahan wall panjat tebing yang berada di Glagah Arum ke kawasan Stadion Semeru Lumajang.

 

Pemindahan tersebut dinilai menjadi langkah penting untuk memperkuat ekosistem pembinaan atlet panjat tebing di daerah.

 

Dengan fasilitas yang lebih mudah diakses dan berada di kawasan olahraga, para atlet diharapkan semakin termotivasi untuk menjalani latihan secara rutin sekaligus meningkatkan prestasi di berbagai level kejuaraan.

 

Budi mengatakan tambahan fasilitas tersebut menjadi angin segar bagi perkembangan panjat tebing di Lumajang.

 

“Ini tentu akan menambah motivasi dan semangat para atlet Lumajang untuk terus berlatih dan meningkatkan prestasi,” ujarnya.

 

Menurut Budi, momentum perkembangan panjat tebing nasional juga menjadi pemicu semangat bagi atlet-atlet daerah. Prestasi atlet panjat tebing Indonesia di pentas internasional, termasuk raihan medali emas pada nomor speed putri di ajang Asian Games, menjadi bukti bahwa cabang olahraga tersebut memiliki prospek besar.

 

“Apalagi kita melihat prestasi atlet panjat tebing Indonesia di ajang internasional. Ini tentu menjadi motivasi bagi atlet Lumajang bahwa mereka juga memiliki peluang untuk berprestasi lebih tinggi,” kata Budi.

 

Dengan bertambahnya jumlah atlet, konsistensi kompetisi, pembinaan klub, serta dukungan fasilitas, KONI Lumajang berharap panjat tebing tidak hanya mampu melahirkan atlet berprestasi di tingkat kabupaten, tetapi juga menembus level provinsi hingga nasional.( D.S )

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin