DaerahPeristiwa

Gercep GMPAR Bantu Ibu Rumah Tangga Korban Tersengat Listrik Dikediamannya

11
×

Gercep GMPAR Bantu Ibu Rumah Tangga Korban Tersengat Listrik Dikediamannya

Sebarkan artikel ini
Gercep GMPAR Bantu Ibu Rumah Tangga Korban Tersengat Listrik Dikediamannya

 

Indramayu, kabarnusa24.com

Gerak cepat ditunjukkan keluarga besar Gerakan Masyarakat Peduli Aspirasi Rakyat (GMPAR) DPD Cirebon dalam membantu seorang ibu rumah tangga berusia 63 tahun yang menjadi korban tersengat listrik di kediamannya.

Ketua GMPAR Plered, Saprudin, mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.10 WIB. Korban bernama Nuah diduga tersengat listrik saat hendak mencolokkan kabel untuk menyalakan pompa air atau sanyo di rumah kontrakannya.

Saprudin mengaku mengetahui kejadian tersebut melalui istrinya yang mendapat informasi dari seorang teman di sekitar tempat tinggal korban.

Setelah menerima kabar itu, Saprudin tergerak untuk memberikan bantuan dengan mengerahkan tim GMPAR DPD Cirebon. Ia bersama rekan-rekannya kemudian mendatangi RS Mitra Plumbon, tempat korban mendapatkan penanganan medis.

“Begitu mendengar kabar tersebut, saya teringat bahwa kami memiliki organisasi yang bisa bergerak membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan. Saya kemudian berkoordinasi dengan rekan-rekan GMPAR untuk membantu korban,” ujar Saprudin.

Menurutnya, keluarga besar GMPAR berupaya memberikan dukungan dan membantu koordinasi selama korban menjalani perawatan di rumah sakit.

Korban diketahui tinggal di Blok Uwaten, Desa Wotgali, RT 06/RW 04, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Nuah yang merupakan warga pendatang tersebut berjualan makanan ringan secara keliling.

Kondisi korban dilaporkan mulai membaik. Pihak GMPAR juga masih menunggu perkembangan dan koordinasi lebih lanjut terkait penanganan korban di rumah sakit.

Saprudin berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban korban, terutama di tengah keterbatasan ekonomi dan kebingungan yang dialami keluarga dalam menghadapi situasi darurat.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kepedulian sosial terhadap masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Kehadiran organisasi kemasyarakatan diharapkan tidak hanya menjadi wadah aspirasi, tetapi juga mampu memberikan bantuan nyata bagi warga yang membutuhkan.

Catatan: Informasi mengenai kondisi medis terkini, kebutuhan biaya perawatan, serta bentuk bantuan yang telah diberikan masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut kepada pihak keluarga dan rumah sakit.

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin