Nasional

Menjemput Dokumen di Ruang Publik, Imigrasi Jakarta Barat Buktikan Efisiensi Pelayanan Paspor Melalui PASPORIA

4
×

Menjemput Dokumen di Ruang Publik, Imigrasi Jakarta Barat Buktikan Efisiensi Pelayanan Paspor Melalui PASPORIA

Sebarkan artikel ini
Menjemput Dokumen di Ruang Publik, Imigrasi Jakarta Barat Buktikan Efisiensi Pelayanan Paspor Melalui PASPORIA
Dok/Ist/Humas Pusdatin.

JAKARTA, KABARNUSA24.COM
Di tengah semangat Car Free Day kawasan Sudirman, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non‑TPI Jakarta Barat menghadirkan PASPORIA atau Paspor Minggu Ceria pada Minggu (01/11/2026) di Wisma KEIAI. Kegiatan ini menjadi bukti nyata transformasi pelayanan keimigrasian yang semakin mendekatkan institusi kepada masyarakat perkotaan.

Dalam durasi sekitar dua setengah jam, lebih dari 100 pemohon paspor telah selesai dilayani. Angka tersebut menuai apresiasi lantaran layanan berlangsung pada hari Minggu, saat sebagian besar instansi pemerintah biasanya beristirahat.

PASPORIA dirancang bukan sekadar layanan administrasi biasa. Konsepnya memadukan semangat olahraga, suasana akhir pekan, dan kemudahan pengurusan dokumen perjalanan. Sejumlah peserta mengikuti senam bersama sebelum atau sambil memanfaatkan kesempatan mengurus kebutuhan administrasi mereka.

Bagi para pekerja di Jakarta, kehadiran layanan Minggu ini terasa sangat berarti. Selama ini, banyak warga harus memilih antara cuti kerja atau menunda pengurusan paspor akibat kesibukan pada hari kerja.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non‑TPI Jakarta Barat, Rakha Sukma Purnama, menyatakan bahwa PASPORIA merupakan wujud komitmen instansinya untuk menyesuaikan pelayanan dengan ritme kehidupan masyarakat. “Kami ingin memberikan kemudahan kepada pekerja yang sulit meluangkan waktu pada jam kerja,” ujar Rakha.

Menurut Rakha, strategi jemput bola tidak berhenti pada kegiatan Minggu ini saja. Imigrasi Jakarta Barat terus memperluas jangkauan informasi sekaligus mengoptimalkan titik‑titik layanan di ruang publik.

Ia menegaskan bahwa pelayanan keimigrasian ditargetkan semakin mudah dijangkau, cepat, ramah, serta profesional. Hal ini menjadi bagian dari upaya agar masyarakat tidak merasa harus bergelut dengan birokrasi yang kaku.

Salah satu terobosan besar yang tengah digulirkan adalah penyeragaman nama seluruh titik layanan keimigrasian di Indonesia menjadi Beranda Imigrasi. Sebelumnya, titik‑titik tersebut memiliki beragam nama mulai dari Mal Pelayanan Publik, Unit Layanan Paspor, hingga Immigration Lounge.

Secara nasional, tercatat ada 254 titik layanan yang akan diseragamkan. Di antaranya meliputi 156 Mal Pelayanan Publik, 33 Unit Layanan Paspor, 20 Immigration Lounge, serta sejumlah lokasi layanan lainnya.


Menjemput Dokumen di Ruang Publik, Imigrasi Jakarta Barat Buktikan Efisiensi Pelayanan Paspor Melalui PASPORIA
Dok.Humas Pusdatin

Kantor Imigrasi Jakarta Barat telah melakukan penyesuaian identitas pada tiga titik layanan sejak Rabu (28/10/2026). ULP Lippo Mall Puri kini menjadi Beranda Imigrasi Lippo Mall Puri, ULP Daan Mogot menjadi Beranda Imigrasi Daan Mogot, dan Immigration Lounge Mal Taman Anggrek menjadi Beranda Imigrasi Mal Taman Anggrek.

Penyeragaman ini juga diaplikasikan pada Google Maps serta aplikasi M‑Paspor, dengan format nama “Beranda Imigrasi” diikuti nama lokasi. Langkah ini bertujuan agar masyarakat lebih mudah menemukan titik layanan terdekat.

Antusiasme warga pada PASPORIA menunjukkan bahwa fleksibilitas waktu pelayanan menjadi kebutuhan mendesak di ibu kota. Banyak warga menyambut baik upaya Imigrasi Jakarta Barat yang tidak hanya fokus pada prosedur administratif, tetapi juga pengalaman pelayanan.

Bagi sebagian pekerja, mengurus paspor pada Minggu berarti tidak perlu mengorbankan jam kerja atau mengajukan cuti. Dengan begitu, kebutuhan dokumen perjalanan tidak lagi tertunda hanya karena keterbatasan waktu.

Melalui PASPORIA dan penguatan Beranda Imigrasi, Imigrasi Jakarta Barat berusaha membangun birokrasi yang lebih adaptif terhadap mobilitas masyarakat. Pelayanan publik pun tidak lagi hanya dipahami sebagai urusan kantor semata.

Pada akhirnya, momentum ini mengirim pesan penting: reformasi birokrasi terasa nyata ketika instansi mampu hadir di waktu dan tempat yang dibutuhkan masyarakat. PASPORIA menjadi salah satu bukti bahwa layanan keimigrasian dapat berjalan cepat, ramah, dan selaras dengan ritme kota.(Rizky Tile)

Penulis