Daerah

HUT ke-57 PP BRI Lumajang: Rawat Solidaritas Pensiunan, Salurkan Sembako untuk Warga Membutuhkan

5
×

HUT ke-57 PP BRI Lumajang: Rawat Solidaritas Pensiunan, Salurkan Sembako untuk Warga Membutuhkan

Sebarkan artikel ini
HUT ke-57 PP BRI Lumajang: Rawat Solidaritas Pensiunan, Salurkan Sembako untuk Warga Membutuhkan
Oplus_4

Foto : Ketua PPBRI Kabupaten Lumajang H.Harla,BOH Ardi Wahyu Hartanto

Judul :

HUT ke-57 PP BRI Lumajang: Rawat Solidaritas Pensiunan, Salurkan Sembako untuk Warga Membutuhkan

LUMAJANG,kabarnusa24.com.Sabtu,7/11/2026 – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-57 Persatuan Pensiunan Bank Rakyat Indonesia (PP BRI) Kabupaten Lumajang tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi dan nostalgia. Momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkuat solidaritas antarpensiunan sekaligus menunjukkan kepedulian sosial melalui pembagian sembako kepada anggota dan masyarakat yang membutuhkan.

 

Kegiatan yang berlangsung di Warung Apung Bu Cip, Hall Narawita Agung, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Kepuharjo, Kabupaten Lumajang, itu diisi dengan sejumlah agenda, mulai dari pemotongan tumpeng, pembagian sembako kepada seluruh anggota PP BRI, penyaluran bantuan sembako kepada masyarakat, hingga pembagian doorprize.

 

Ketua PP BRI Kabupaten Lumajang, H. Harla, mengatakan peringatan HUT kali ini menjadi momentum untuk mensyukuri nikmat dan mempererat hubungan kekeluargaan di antara para pensiunan.

 

Menurut dia, kegiatan tersebut sebenarnya direncanakan berlangsung pada September, bertepatan dengan momentum peringatan hari besar Muhammadiyah. Namun, karena sejumlah pertimbangan, pelaksanaannya baru dapat digelar pada November.

 

“Alhamdulillah, kegiatan ini akhirnya bisa terlaksana. Ini merupakan bentuk rasa syukur atas nikmat yang diberikan kepada kita sekaligus kesempatan untuk mempererat persaudaraan,” ujarnya.

 

Harla juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran pimpinan dan seluruh pihak yang selama ini mendukung keberlangsungan organisasi PP BRI Lumajang.

 

Secara khusus, ia mengapresiasi Pemimpin Cabang BRI Lumajang, Adi Wahyu Hartanto, yang dinilainya memberikan perhatian besar kepada para pensiunan sejak awal bertugas.

 

Menurut Harla, perhatian tersebut terlihat dari kesediaan pimpinan cabang menjalin komunikasi dan mengajak para pensiunan dalam kegiatan kebersamaan. Ia berharap hubungan emosional antara pegawai aktif dan para pensiunan tetap terpelihara.

 

“Hubungan baik antara PP BRI dan BRI harus terus dijaga. Kami berharap kebersamaan dan persaudaraan ini tidak terputus meskipun sudah memasuki masa purna tugas,” katanya.

 

Dalam kesempatan itu, Harla juga memaparkan laporan keuangan organisasi hingga November. Ia menyebutkan total dana organisasi tercatat sebesar Rp110.537.500 yang berasal dari sejumlah pos, di antaranya dana sosial, infak, bantuan komunikasi, dan dana lainnya.

 

Selain itu, ia melaporkan perkembangan kegiatan simpan pinjam dengan nilai setoran sekitar Rp683 juta. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp382 juta masih berada dalam perputaran pinjaman anggota, sementara dana lainnya telah melalui proses pengembalian dan pengelolaan.

 

Harla menegaskan bahwa pengelolaan keuangan organisasi dilakukan dengan mengedepankan kebersamaan dan tanggung jawab. Dana tersebut juga dimanfaatkan untuk kegiatan sosial, termasuk membantu anggota yang sakit maupun keluarga anggota yang mengalami musibah.

 

Pimpinan BRI Lumajang: Pensiunan Bagian dari Keluarga Besar BRI

 

Sementara itu, Pemimpin Cabang BRI Lumajang, Adi Wahyu Hartanto, menyampaikan apresiasi atas kontribusi dan pengabdian para pensiunan yang telah membangun perjalanan panjang BRI.

 

Adi menjelaskan, dirinya mulai mengemban amanah sebagai Pemimpin Cabang BRI Lumajang terhitung sejak 1 Agustus 2026. Ia mengaku langsung berupaya menjalin komunikasi dengan pengurus PP BRI setelah mengetahui keberadaan organisasi tersebut di Lumajang.

 

“Saya atas nama keluarga besar BRI Lumajang mengucapkan selamat ulang tahun ke-57 kepada PP BRI. Usia 57 tahun merupakan perjalanan panjang yang mencerminkan loyalitas, dedikasi, pengabdian, dan kebersamaan,” ungkap Adi.

 

Ia menegaskan, pencapaian BRI hingga saat ini tidak terlepas dari kerja keras dan pengabdian para pegawai terdahulu. Generasi yang masih aktif, menurutnya, merupakan bagian dari kesinambungan perjuangan yang telah dibangun para pendahulu.

 

Adi juga mengenang perjalanan kariernya selama hampir 24 tahun di BRI. Ia mulai bergabung pada 1 Januari 2003 sebagai pegawai operasional dan pernah bertugas di sejumlah daerah, mulai Cilacap, Medan, Jayapura, Denpasar, hingga Lumajang.

 

Pengalaman tersebut membuatnya memahami perubahan besar dalam dunia perbankan, khususnya transformasi pelayanan dari sistem manual menuju layanan berbasis teknologi.

 

Ia mengingat masa ketika proses operasional perbankan masih dilakukan secara manual. Bahkan, saat bertugas sebagai teller di Cilacap, ia pernah harus membawa komputer ke Purwokerto untuk menyelesaikan kendala sistem pada akhir bulan.

 

Pengalaman itu, kata Adi, menjadi gambaran betapa besar perjuangan pegawai BRI pada masa lalu dalam menjaga pelayanan kepada masyarakat.

 

“Kalau melihat perjalanan BRI sampai sekarang, tentu tidak lepas dari kontribusi Bapak dan Ibu sekalian. Kami yang sekarang masih aktif bisa merasakan hasil dari dedikasi dan pengabdian para senior,” tuturnya.

 

Adi juga mengapresiasi tingginya partisipasi anggota dalam peringatan HUT ke-57 tersebut. Menurut dia, kehadiran sekitar 130 orang, termasuk keluarga, menunjukkan kuatnya ikatan kekeluargaan di lingkungan PP BRI Lumajang.

 

Ia berharap PP BRI terus menjadi wadah komunikasi yang harmonis antara perusahaan dan para pensiunan. Baginya, hubungan kekeluargaan tidak semestinya berakhir ketika seseorang memasuki masa purna tugas.

 

“BRI bukan hanya tempat bekerja, tetapi juga menjadi bagian dari keluarga besar. Karena itu, komunikasi antara pegawai aktif dan para pensiunan harus tetap terjalin dengan baik,” katanya.

 

Menutup sambutannya, Adi menyampaikan harapan agar seluruh anggota PP BRI senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, keberkahan, dan kesejahteraan.

 

Ia juga menyampaikan pesan yang menjadi semangat kebersamaan keluarga besar BRI.

 

“BRI tumbuh, pensiunan sejahtera, keluarga besar BRI tetap bersaudara.”

 

Perkuat Kepedulian Sosial

 

Peringatan HUT ke-57 PP BRI Kabupaten Lumajang ini menjadi pengingat bahwa masa purna tugas bukan berarti berakhirnya kontribusi seseorang bagi lingkungan dan masyarakat.

 

Melalui kegiatan silaturahmi, penguatan organisasi, serta pembagian sembako, PP BRI Lumajang menunjukkan bahwa semangat pengabdian dapat terus berlanjut melalui kepedulian sosial dan kebersamaan.

 

Momentum tersebut sekaligus mempertegas pentingnya menjaga hubungan lintas generasi dalam keluarga besar BRI, sehingga nilai loyalitas, solidaritas, dan persaudaraan tetap hidup di tengah masyarakat.( D.S )

Penulis