Daerah

Polda Jatim Kolaborasi dengan Yayasan Buddha Tzu Chi Akan Menggelar Baksos Kesehatan

4
×

Polda Jatim Kolaborasi dengan Yayasan Buddha Tzu Chi Akan Menggelar Baksos Kesehatan

Sebarkan artikel ini
Polda Jatim Kolaborasi dengan Yayasan Buddha Tzu Chi Akan Menggelar Baksos Kesehatan

SURABAYA – ksbarnusa24.com.

Waka Polda Jawa Timur, Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, didampingi Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim melaksanakan audiensi bersama Yayasan Buddha Tzu Chi Surbaya, yang dilaksanakan di Selasar Semeru, Mapolda Jatim, Rabu (25/1/2023).

 

Waka Polda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, mengungkapkan, bahwa kegiatan sosial dalam bidang kesehatan yang akan dilaksanakan bulan Maret yang akan datang.

 

Waka Polda Jatim menyebut kegitan ini wujud kepedulian untuk sesama yang mana nantinya pihak Polda Jatim akan berkolaborasi dengan Yayasan Buddha Tzu Chi Surabaya akan menggelar operasi bibir sumbing, maupun katarak secara gratis.

 

“Operasi bibir sumbing ini tentunya akan sangat dirasakan oleh yang bersangkutan. Karena selama belum dioperasi tentunya ada sesuatu yang dirasakan oleh mereka tidak nyaman dalam lingkungan aktifitas mereka,”ungkap Brigjen Slamet.

 

Pada prinsipnya lanjut Brigjen Slamet, Polda Jatim akan selalu berkolaborasi. Sehingga apa yang di gagaskan oleh Yayasan Buddha Tzu Chi Surabaya pihak Polda Jatim akan menyambut baik.

 

“Kegiatan ini nantinya semata mata pekerjaan kemanusian,”kata Brigjen Slamet.

 

Ia berharap dengan bakti kesehatan ini bisa didapatkan oleh masyarakat yang membutuhkan.

 

“Ini perlu dipersiapkan sehingga nanti bisa dilaksanakan,”ujar Brigjen Slamet.

 

Sementara itu, Satria, Sekretaris Yayasan Buddha Tzu Chi Surbaya menyampaikan, pihaknya sudah menggagas kegiatan ini bersama Kabid Dokkes dan Karumkit tentang pelaksanaan bakti sosial gratis yang meliputi katarak, bibir sumbing dan hernia.

 

“Rencananya akan dilaksanakan pada bulan maret akan dimulai screning dan dilanjutkan operasi di satu minggu berikutnya.Target kita sebanyak 500 orang dan kalau bisa se gerbang kertasusila,” tutup Satria.

BACA JUGA:  *Tunjukkan Kejujuran, Casis Polri Asal Lampung Kembalikan HP yang Ditemukan Usai Binsik* LAMPUNG - Sikap jujur dan tanggung jawab ditunjukkan Astra Wilianzah (20), calon siswa Bintara Polri tahun 2025 asal pengiriman Polres Lampung Utara. Usai mengikuti pembinaan fisik (binsik) di Lapangan Kalpataru, Kemiling, Bandar Lampung, Jumat pagi (30/5/2025), Astra menemukan sebuah ponsel tergeletak di jalan dekat area parkir luar lapangan. Saat itu, Astra yang hendak pulang ke rumahnya di Perumahan Bukit Bhayangkara Permai, Kemiling, segera mengambil dan mengamankan ponsel tersebut, lalu membawanya ke kantor Polsek Kemiling untuk diserahkan kepada petugas jaga. “Saya menemukan HP itu di pinggir jalan dekat parkiran luar Kalpataru. Karena khawatir milik orang yang sedang panik mencarinya, saya langsung serahkan ke Polsek Kemiling agar bisa cepat dikembalikan ke pemiliknya,” ujar Astra Wilianzah. Astra menambahkan bahwa apa yang ia lakukan adalah bentuk tanggung jawab sebagai calon anggota Polri. “Bagi saya, kejujuran adalah modal utama jika ingin mengabdi di institusi Polri. Ini soal prinsip, bukan soal besar kecilnya barang yang ditemukan,” ucapnya. Tindakan yang dilakukan Astra mendapat apresiasi dari pemilik ponsel bernama Milia. Ia mengaku sangat bersyukur karena ponsel yang hilang berhasil kembali berkat kejujuran seseorang yang belum pernah ia kenal sebelumnya. “Saya sangat berterima kasih kepada Astra. HP saya berisi data penting. Saya pikir sudah hilang selamanya, tapi ternyata ditemukan dan dikembalikan oleh orang sejujur itu,” ujar Milia saat dihubungi melalui WhatsApp. Ia mengaku mendapatkan nomor kontak Astra setelah berkoordinasi dengan anggota Polsek Kemiling yang menerima laporan penemuan ponsel. “Jarang sekali ada orang seperti dia. Saya salut dan doakan semoga Astra bisa lulus seleksi dan menjadi anggota Polri yang jujur dan amanah,” imbuh Milia. Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun turut memberikan apresiasi terhadap tindakan yang dilakukan Astra. Menurutnya, kejujuran adalah pondasi utama dalam membentuk karakter anggota Polri sejak proses seleksi. “Apa yang dilakukan Astra menjadi bukti bahwa nilai-nilai kejujuran masih tertanam kuat di kalangan generasi muda, terutama calon anggota Polri. Ini patut dicontoh,” ujar Kombes Yuyun. Ia juga menegaskan bahwa Polda Lampung selalu mendorong agar sikap integritas ditanamkan sejak dini, baik dalam proses rekrutmen maupun pembinaan. “Kami sangat menghargai sikap seperti ini. Kejujuran, rasa tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama adalah karakter utama yang ingin kami bangun di lingkungan Polri,” tegasnya. Langkah Astra menjadi cerminan nilai-nilai luhur yang wajib dimiliki setiap calon anggota kepolisian—jujur, peduli, dan bertanggung jawab terhadap sesama. Sebuah keteladanan yang layak diapresiasi.

 

(Hms/AR).

Penulis