Berita

Motor Wartawan Diduga Dilarikan Oleh Seorang Residivis Begal Palembang

26
×

Motor Wartawan Diduga Dilarikan Oleh Seorang Residivis Begal Palembang

Sebarkan artikel ini
Motor Wartawan Diduga Dilarikan Oleh Seorang Residivis Begal Palembang

Kabarnusa24.com – Palembang _ Apes betul nasib yang dialami oleh seorang warga inisial AR (51) beralamat di jalan Demang VI Blok A RT. 045, RW.013, Kecamatan Ilir Barat.I, Palembang.

Bagaimana tidak, sepeda motor miliknya jenis matic merk Yamaha Lexy tahun 2018 BG 3875 ACC dipinjam oleh temannya yang pulang ke daerah Ki Marogan Kertapati, inisial RK dan hingga sekarang motor tersebut belum di kembalikan.

Kepada awak media, AR menyampaikan kronologi kejadian, Jumat 28 Pebruari 2025 Sekira pukul 17.55 Wib di warung Cek Tiny seberang Indomaret, Jalan Kadir TKR, Kelurahan 36 Ilir, Kecamatan Gandus, Palembang.

Karena sudah lama berteman dengan RK dan tahu alamat rumahnya tanpa rasa curiga AR meminjamkan motornya. Tapi ternyata, setelah lama ditunggu motor tersebut tidak kunjung di kembalikan.

“Pada hari Jumat, 28 Pebruari, dia (RK) pinjam motor saya katanya cuma sebentar, tapi saya tunggu- tunggu motor tersebut tidak kunjung di kembalikan,” ujar AR, Sabtu (19/04/2025).

Lanjut kata AR, seiring waktu berjalan dirinya masih mengatasi masalah tersebut secara baik-baik dengan cara kekeluargaan. Namun tiada disangka RK memberi kabar melalui telepon kalau motor tersebut diduga sudah digadaikan oleh adik kandung RK inisial SLM yang beralamat di Lorong Langgar, Kelurahan 2 Ulu, Kecamatan SU.I seharga Rp.4 Juta.

Diketahui kata AR, kalau SLM adalah seorang residivis terkenal yang sering keluar masuk penjara karena kasus pembegalan sepeda motor di Kota Palembang.

“Ayuk kandung dan Ibunya SLM bilang kalau mau ambil motor, saya harus menebusnya 4 Juta rupiah, tapikan disini motor saya dipinjam dan tidak dikembalikan, lagipula saya tidak merasa menggadaikan motor,” kata AR dengan nada sedikit emosi.

BACA JUGA:  *Berikan Ceramah Pembekalan kepada Pasis Dikreg LII Sesko TNI, Menteri AHY: Siapkan Tata Ruang Wilayah Pertahanan yang Kredibel dan Adaptif* Bandung - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memberikan ceramah pembekalan kepada Pasis Dikreg LII Sesko TNI, di Gedung Graha Widya Adibrata Sesko TNI, Bandung, Jumat (06/09/2024). Dalam kesempatan ini, ia berbicara mengenai pertanahan dan pertahanan negara, khususnya terkait tata ruang wilayah pertanahan untuk mendukung ketahanan dan kedaulatan negara. "Ini menjadi momen Kementerian ATR/BPN dan tentunya TNI termasuk Polri agar ke depan tugas-tugas yang dijalankan juga semakin relevan, menyiapkan tata ruang wilayah pertahanan yang semakin kredibel dan juga adaptif terhadap lingkungan strategis dan berbagai tantangan yang ada di sekelilingnya. Ini benar-benar bisa menghadirkan _blueprint_ yang semakin baik ke depan," kata Menteri AHY. Dengan penataan ruang wilayah pertanahan yang baik, Menteri AHY mengatakan Indonesia akan tetap berdaulat, tidak ada kekayaan alam yang dicuri oleh negara lain. Selain itu, juga dapat mencegah terjadinya sengketa dan konflik pertanahan. "Saya menyampaikan agar TNI, Polri, dan semua stakeholders menjaga aset yang dimiliki jangan sampai kemudian juga menjadi bagian dari sengketa dan konflik (pertanahan, red) tersebut," ujarnya. Tidak hanya mencegah sengketa konflik pertanahan, jika tanah dan ruang diatur dengan baik, menurut Menteri AHY dapat mewujudkan berbagai kebutuhan negara termasuk mewujudkan Indonesia Emas 2045. "Pada akhirnya jika tanah diatur dengan baik, tata ruang kita gelar dengan proporsional untuk memenuhi kebutuhan pertumbuhan ekonomi, pembangunan infrastruktur, termasuk menjaga lingkungan hidup dan menjaga keberlanjutan alam, ke depan insyaallah Indonesia akan semakin maju, progresif, semakin sejahtera juga," terangnya. Ia berharap, Kementerian ATR/BPN dapat terus bersinergi dengan TNI dan Polri. "Senang bisa merajut kebersamaan dan saya sangat optimis karena saya bisa merasakan energi yang sangat positif. Sama-sama kita bersinergi, berkolaborasi saya di jalur yang berbeda tetapi tujuan kita sama untuk Indonesia, untuk negara yang kita cintai," ucap Menteri AHY. Komandan Sesko TNI, Marsekal Madya TNI Arief Widianto S.A.B, M.Tr (Han) pada kesempatan ini menyampaikan tujuan daripada pembekalan yang telah diberikan oleh Menteri ATR/Kepala BPN. Pembekalan ini demi memberikan pemahaman strategis untuk pengelolaan tanah dan tata ruang wilayah dalam mendukung operasi militer dan pertahanan nasional. "Hal ini tentunya demi para pasis mendapatkan pemahaman secara komprehensif tentang bagaimana mengelola pertanahan yang menjadi tanggung jawab nanti dan juga tata ruang wilayah yang seharusnya selalu sinergi dan strategis sesuai dengan tata ruang wilayah nasional maupun daerah. Karena, hal ini sangat penting bagi pertahanan nasional," pungkas Marsekal Madya TNI Arief Widianto S.A.B, M.Tr (Han). Ceramah pembekalan kali ini diikuti oleh 187 peserta yang terdiri dari 74 dari Pasis Angkatan Darat, 50 dari Pasis Angkatan Laut, 38 dari Pasis Angkatan Udara, 19 dari Polri, serta 6 Pasis yang berasal dari mancanegara, yakni Australia, Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam, India, dan Arab Saudi. Hadir dalam kesempatan yang sama, sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Madya Kementerian ATR/BPN. (LS/PHAL) #AHYMenteriATR #KementerianATRBPN #MelayaniProfesionalTerpercaya #MajuDanModern #MenujuPelayananKelasDunia #SetiapKitaAdalahHumas #SetiapKitaAdalahAmbassador Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional X: x.com/kem_atrbpn Instagram: instagram.com/kementerian.atrbpn/ Fanpage facebook: facebook.com/kementerianATRBPN Youtube: youtube.com/KementerianATRBPN TikTok: tiktok.com/@kementerian.atrbpn Situs: atrbpn.go.id PPID: ppid.atrbpn.go.id

Karena merasa ditipu dan tidak ada itikad baik, maka pada Sabtu (19/04) sekira pukul 21,05 Wib AR melaporkannya ke Polrestabes Palembang dengan Laporan Polisi Nomor: LP/B/1159/IV/2025/SPKT/Polrestabes Palembang/Polda Sumatera Selatan.

“Saya berharap kasus ini segera ditindaklanjuti, kalau bisa SLM ditembak mati, dia adalah seorang residivis yang sangat meresahkan dan sering keluar masuk penjara karena kasus pembegalan sepeda motor,” pungkas AR tutup pembicaraanR

Pewarta : Lily

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin