BeritaDaerahHukum & KriminalKriminalPeristiwaTNI - POLRI

Dua Pelaku Curanmor Dibekuk Polisi di Bener Meriah

1
×

Dua Pelaku Curanmor Dibekuk Polisi di Bener Meriah

Sebarkan artikel ini
Dua Pelaku Curanmor Dibekuk Polisi di Bener Meriah
Oplus_131072

Bener Meriah (Aceh), Kabarnusa24.com – Tim gabungan Polsek Pintu Rime Gayo dan Unit Resmob Sat Reskrim Polres Bener Meriah berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di Dusun Menderek, Desa Alur Gading, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah.

Dua pelaku berinisial RRY (30) dan RP (30) berhasil diamankan pada Jum’at (3/10/2025).

Saatdikonfirmasi awakmedia ini Kapolres Bener Meriah AKBP Aris Cai Dwi Susanto melalui siaran tertulisnya mengatakan, Kasus ini bermula ketika korban, Sah Rizal (28), seorang petani asal Desa Simpang Lancang, kehilangan sepeda motor Honda Beat warna biru putih bernopol BL 6581 GR yang diparkir di sekitar kebun cabai miliknya pada Kamis (2/10/2025) malam. Saat hendak pulang sekitar pukul 20.30 WIB, korban mendapati motornya sudah tidak ada di lokasi.

Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp. 8 juta dan langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Pintu Rime Gayo.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim kepolisian bergerak cepat. Sekitar pukul 01.00 WIB, aparat menerima informasi masyarakat mengenai keberadaan pelaku yang tengah bersembunyi di sebuah gubuk kebun di Desa Timang Gajah Dua, Kecamatan Gajah Putih.

“Setibanya di lokasi, petugas menemukan dua terduga pelaku sedang berada di dalam gubuk. Keduanya langsung diamankan beserta barang bukti satu unit sepeda motor hasil curian,” ungkap Aris

Barang bukti yang disita yaitu satu unit sepeda motor Honda Beat warna biru putih dengan nomor rangka MH1JFM229FK177341 dan nomor mesin JFM2E2162706.

Kini kedua pelaku telah digelandan ke Mapolres Bener Meriah guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Akibat perbuatannya kedua pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.

Polres Bener Meriah memastikan akan terus melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan atau keterlibatan pihak lain dalam kasus curanmor tersebut.

(Hd)

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin