Daerah

Gali Bibit Unggul, IPSI Kabupaten Bandung Gelar Kejuaraan Pencak Silat Nasional

10
×

Gali Bibit Unggul, IPSI Kabupaten Bandung Gelar Kejuaraan Pencak Silat Nasional

Sebarkan artikel ini
Gali Bibit Unggul, IPSI Kabupaten Bandung Gelar Kejuaraan Pencak Silat Nasional
oplus_0

BANDUNG – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Bandung menyelenggarakan Kejuaraan Pencak Silat tingkat nasional yang bertujuan untuk menjaring bibit-bibit atlet unggul dari berbagai daerah di Indonesia. Kejuaraan ini diikuti oleh sekitar 1.300 peserta yang berasal dari 10 provinsi, termasuk perwakilan dari Papua, Padang, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Nasional students ports competition yang dilaksanakan di indoor Si jalak Harupat Kabupaten Bandung ini dibuka secara langsung oleh ketua IPSI (Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia) Kabupaten Bandung, Akbp purn Pol H Suminta.

Dalam kesempatannya Sumita menjelaskan, bahwa kompetisi ini difokuskan pada kategori pemula sebagai bentuk pembinaan awal. Oleh karena itu, atlet yang sudah masuk dalam program pembinaan prestasi seperti PPLP (Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar) tidak diperbolehkan berpartisipasi guna memberikan ruang bagi bakat-bakat baru untuk muncul.

Kejuaraan ini mencakup berbagai kelompok usia dan jenjang pendidikan guna memastikan regenerasi atlet berjalan berkesinambungan:
Usia Dini: Terbagi dalam dua kategori (Usia Dini 1 dan 2) untuk tingkat SD.
Pra-Remaja: Untuk tingkat SMP.
Remaja: Untuk tingkat SMA.
Dewasa: Kategori umum bagi peserta dewasa.
Standar Penilaian Internasional
Dalam pelaksanaannya, panitia menerapkan aturan penilaian terbaru sesuai standar hasil kongres tahun 2025. Hal ini dilakukan untuk menyelaraskan kemampuan atlet lokal dengan standar kompetisi internasional, mengingat pencak silat kini telah diakui oleh UNESCO dan terus berkembang di kancah dunia, katanya.

Lebih lanjut dikatakan Suminta, kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari Pengurus Besar (PB) IPSI, di mana pak Prabowo Subianto Presiden Republik Indonesia saat ini menjabat sebagai Ketua Umum.

” Sinergi antara berbagai pihak, mulai dari perguruan silat, sekolah, hingga pemerintah daerah, diharapkan dapat melahirkan atlet yang mampu berprestasi hingga tingkat internasional, termasuk persiapan menuju Olimpiade 2026, ujarnya.Antusiasme peserta yang tinggi, termasuk dukungan dari para orang tua dan perangkat desa setempat, menunjukkan bahwa pencak silat tetap menjadi olahraga yang dicintai dan memiliki potensi besar sebagai jalur karier bagi generasi muda, tukas Suminta.

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin