KABUPATEN BOGOR, KABARNUSA24.COM || Sangat disayangkan melihat kondisi 2 papan reklame elektronik atau videotron milik Pemerintah Kabupaten Bogor yang berada dilingkungan Kantor Bupati dan Gor Pakansari Cibinong mati seperti tak berguna.
Keberadaannya saat ini, tak banyak arti. Terkesan, hanya sekadar rangka yang berdiri, tidak ada lagi gambar atau video yang menayangkan berbagai program pemerintah setempat.
Padahal kondisi videotron itu terlihat masih layak. Tidak berfungsi nya videotron itu terlihat mulai dari layar tidak menyala dan sudah hampir 3 hari tidak berfungsi, hingga terakhir terlihat dalam kondisi masih mati total.

Tidak berfungsinya videotron tersebut menimbulkan pertanyaan publik kenapa bisa padam, padahal keberadaannya sangat bermanfaat dalam memberikan informasi kepada masyarakat, Jum’at (27/02/26)
Dikatakan Chairul (53) Pengamat Sosial dan Pemeliharaan Aset Pemerintah mengatakan seharusnya Pemerintah Kabupaten Bogor mengemban tugas sebagai corong informasi program pemerintah daerah.
Di era digital seperti sekarang, kebutuhan informasi terbuka sangatlah penting, bukan hanya untuk kepentingan pemerintah, tetapi juga bagi masyarakat dan investor yang ingin mengenal Kabupaten Bogor lebih jauh.
“Kalau promosi saja sudah gagal, jangan berharap investor akan tertarik. Videotron itu harusnya jadi wajah kota, jadi media untuk mengenalkan keunggulan Kabupaten Bogor. Tapi kalau kondisinya begini, sama saja menutup diri,” Ujarnya saat dimintai tanggapannya, Jum’at (27/02/26).
Akibat matinya fasilitas tersebut, promosi potensi daerah;seperti sektor energi, pertanian, hingga pariwisata, nyaris tidak tersampaikan. Padahal, Kabupaten Bogor memiliki keindahan atau kekayaan alam dan destinasi menarik yang bisa menjadi daya tarik investasi maupun wisatawan.
Kegagalan pengelolaan videotron ini menimbulkan pertanyaan besar ke mana larinya anggaran besar yang sudah dikucurkan? Publik mendesak agar pemerintah daerah, khususnya Dinas terkait yang mengelola, berani membuka data transparan terkait biaya pengadaan, perawatan, hingga operasional videotron.
Chairul menilai pembangunan videotron itu merupakan proyek pengadaan yang sia-sia dan membuang biaya, semestinya Pemerintah Kabupaten Bogor memaksimalkan anggaran untuk membangun infrastruktur yang lebih bermanfaat bagi publik.(TILE)








