DaerahHukum & Kriminal

Hasil Otopsi Terungkap, Empat Korban Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu Tewas Akibat Luka Parah di Kepala

18
×

Hasil Otopsi Terungkap, Empat Korban Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu Tewas Akibat Luka Parah di Kepala

Sebarkan artikel ini
Hasil Otopsi Terungkap, Empat Korban Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu Tewas Akibat Luka Parah di Kepala

 

Indramayu, Kabarnusa24.com

Dokter forensik RS Bhayangkara, dr. Andi Nur Rohman, memaparkan hasil otopsi dalam persidangan kasus pembunuhan satu keluarga di Indramayu dengan terdakwa Ririn Rifanto dan Priyo Bagus Setiawan, Rabu (6/5/2026).

Dalam keterangannya, dokter memastikan empat dari lima korban meninggal dunia akibat luka berat, terutama pada bagian kepala.

Korban Sahroni disebut mengalami luka paling parah, termasuk patah tulang tengkorak dan dada. Sementara korban lainnya, yakni Budi, Euis, dan anak mereka yang berusia 7 tahun, juga mengalami cedera serius di bagian kepala hingga merusak jaringan otak.

Adapun bayi berusia 8 bulan belum dapat dipastikan penyebab kematiannya. Saat pemeriksaan dilakukan, kondisi jenazah telah mengalami pembusukan parah. Tidak ditemukan tanda luka yang jelas, bahkan organ dalam bayi juga sudah rusak sehingga menyulitkan proses penyimpulan.

Secara keseluruhan, hasil otopsi menyimpulkan bahwa para korban meninggal dunia akibat kekerasan dengan benda tumpul yang dihantamkan ke bagian kepala.

Perbedaan tingkat luka pada masing-masing korban, menurut dokter, dapat dipengaruhi oleh kekuatan hantaman, arah serangan, serta kondisi fisik korban.
Kasus ini masih bergulir di persidangan, sementara publik terus menanti keadilan bagi para korban.

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin