DaerahPeristiwa

Kompor Sambar Bensin Eceran, Toko Kelontong di Haurgeulis Indramayu Ludes Terbakar

7
×

Kompor Sambar Bensin Eceran, Toko Kelontong di Haurgeulis Indramayu Ludes Terbakar

Sebarkan artikel ini
Kompor Sambar Bensin Eceran, Toko Kelontong di Haurgeulis Indramayu Ludes Terbakar

 

Indramayu, Kabarnusa24.com
Sebuah toko kelontong milik warga di Desa Karangtumaritis, Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, hangus terbakar pada Senin (25/5/2026) pagi.

Kebakaran diduga dipicu api kompor yang menyambar bensin eceran di dalam toko.

Kepala Bidang Damkar Dinas Satpol PP dan Damkar Indramayu, Jajat Wibisono, mengatakan toko yang terbakar merupakan milik warga bernama Raska.

“Yang terbakar toko kelontong milik Raska. Penyebab kebakaran diduga karena api kompor menyambar botol bensin,” ujar Jajat

.
Menurutnya, toko tersebut selain menjual kebutuhan sehari-hari juga digunakan untuk berjualan makanan serta bensin eceran.

Peristiwa bermula saat istri pemilik toko tengah memasak di dalam bangunan toko. Pada saat bersamaan, sang suami diketahui sedang mengisi bensin eceran ke dalam botol dengan jarak sekitar lima meter dari kompor.

“Tiba-tiba api dari kompor menyambar bensin hingga menimbulkan kebakaran hebat,” katanya.

Melihat api membesar, pemilik toko langsung menyelamatkan istrinya dari kobaran api sambil meminta bantuan warga sekitar.

Warga kemudian bahu-membahu melakukan pemadaman darurat menggunakan pompa semprot air agar api tidak merembet ke rumah utama yang berada tepat di samping toko.

Laporan kebakaran diterima petugas Damkar Indramayu pada pukul 09.07 WIB. Tim pemadam langsung menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 09.43 WIB.
“Sesampainya di lokasi, warga masih berjibaku memadamkan api. Petugas kemudian melakukan penyemprotan dan pendinginan,” ujar Jajat.

Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 09.55 WIB.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, seluruh bangunan toko beserta isinya hangus terbakar.

“Barang-barang seperti kulkas, dispenser, dan seluruh isi toko ikut terbakar. Kerugian ditaksir sekitar Rp30 juta,” pungkasnya.

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin