Indramayu, kabarnusa24.com
Bupati Indramayu Lucky Hakim menyatakan kesiapannya menjadi orang tua angkat bagi anak-anak yang kehilangan orang tua dalam tragedi kecelakaan maut di Jalur Pantura Indramayu, Jawa Barat.
Pernyataan tersebut disampaikan usai mengunjungi rumah duka para korban dan menjenguk korban selamat yang masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Lucky mengatakan, musibah yang merenggut 12 nyawa itu bukan hanya menjadi duka bagi keluarga korban, tetapi juga duka seluruh masyarakat Kabupaten Indramayu.
“Saya, Lucky Hakim selaku Bupati Indramayu, menyampaikan belasungkawa dan turut berduka cita atas musibah ini. Seindah apa pun kata-kata yang saya sampaikan tidak akan mampu menggantikan rasa kehilangan yang dirasakan keluarga korban,” ujar Lucky, Rabu (15/7/2026).
Ia juga mendoakan seluruh korban yang meninggal dunia agar mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan.
“Semoga seluruh almarhum dan almarhumah husnul khatimah, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini,” tuturnya.
Sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Indramayu, Lucky turut menyerahkan santunan kepada keluarga korban.
“Santunan ini memang tidak akan mampu menggantikan kehilangan yang dialami keluarga, namun kami berharap dapat menjadi simbol empati dan kepedulian pemerintah kepada para korban,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Lucky juga memberikan perhatian khusus kepada dua balita yang selamat dari kecelakaan. Kedua anak itu kehilangan ibu mereka yang merupakan orang tua tunggal (single parent) dan meninggal dunia dalam peristiwa nahas tersebut.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Indramayu akan memberikan pendampingan secara menyeluruh, mulai dari pemulihan kesehatan, psikologis, hingga memastikan masa depan kedua anak tersebut tetap terjamin.
“Anak-anak ini akan kami dampingi selama proses pemulihan, bukan hanya secara fisik, tetapi juga mental dan psikologis. Pemerintah hadir untuk memastikan mereka mendapatkan perhatian terbaik,” ujarnya.
Lebih lanjut, Lucky menyatakan kesiapannya menjadi orang tua angkat bagi anak-anak yang kehilangan orang tua akibat tragedi tersebut. Ia menegaskan siap mengikuti seluruh prosedur hukum apabila mendapat persetujuan dari keluarga maupun wali yang sah.
“Untuk anak-anak yang kehilangan orang tuanya dalam musibah ini, saya dengan sepenuh hati siap menjadi orang tua angkat dan menempuh seluruh proses adopsi secara resmi apabila keluarga maupun wali mereka memberikan restu,” tegasnya.
Di akhir pernyataannya, Lucky mengajak seluruh pihak menjadikan tragedi ini sebagai bahan evaluasi bersama. Ia menekankan pentingnya memperketat pengawasan terhadap kelaikan kendaraan angkutan penumpang serta meningkatkan penerapan standar keselamatan agar kecelakaan serupa tidak kembali terjadi.
“Pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan harus memperkuat pengawasan terhadap kendaraan angkutan penumpang dan memastikan seluruh standar keselamatan dipenuhi demi mencegah terulangnya tragedi serupa,” pungkasnya.







