DaerahPendidikan

Pendidikan Lalu Lintas Segera Masuk Kurikulum Sekolah di Indramayu, Mulai TK hingga SMP

3
×

Pendidikan Lalu Lintas Segera Masuk Kurikulum Sekolah di Indramayu, Mulai TK hingga SMP

Sebarkan artikel ini
Pendidikan Lalu Lintas Segera Masuk Kurikulum Sekolah di Indramayu, Mulai TK hingga SMP

Indramayu, kabarnusa24.com
Kabar baik bagi dunia pendidikan di Kabupaten Indramayu. Dalam waktu dekat, pendidikan berlalu lintas akan menjadi bagian dari pembelajaran di sekolah, mulai dari jenjang Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Program tersebut merupakan hasil kerja sama antara Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Indramayu dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Indramayu.

Melalui program ini, para siswa tidak hanya diperkenalkan pada rambu-rambu lalu lintas, tetapi juga diberikan pemahaman mengenai etika berkendara, keselamatan di jalan raya, serta pentingnya menghormati sesama pengguna jalan.

Kasat Lantas Polres Indramayu, AKP Undang Syarif Hidayat, mengatakan bahwa pendidikan lalu lintas sejak usia dini sangat penting untuk membentuk karakter generasi muda yang disiplin dan memiliki kesadaran tinggi terhadap keselamatan berlalu lintas.

“Melalui edukasi sejak dini, kami berharap dapat menanamkan budaya tertib berlalu lintas kepada anak-anak sehingga menjadi kebiasaan yang terbawa hingga dewasa,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Disdikbud Kabupaten Indramayu, Caridin, menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung pelaksanaan program tersebut. Disdikbud juga akan segera melakukan sosialisasi kepada sekolah-sekolah agar implementasinya dapat berjalan optimal.
Menurutnya, pendidikan lalu lintas merupakan salah satu upaya membangun karakter peserta didik yang disiplin, bertanggung jawab, dan taat terhadap aturan.

Dengan adanya program ini, diharapkan lahir generasi muda Indramayu yang lebih tertib, disiplin, serta memiliki kesadaran hukum dan keselamatan saat berada di jalan raya.

Program tersebut juga diharapkan dapat membantu menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas melalui peningkatan kesadaran masyarakat sejak usia sekolah.

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin