Oleh : Sutriachol Haris, L.C
TANGGERANG,– Bulan karya dan bulan spektakuler bulan dimana Allah taala memulai dengan sebutan bulan pertama bilangannya diantara dua belas bulan itu adalah bulan muharam.
Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Alalh ialah dua belas bulan sebagaimana sudah menjadi ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi. Artinya bahwa bulan, waktu, detik selain Allah menaruh titik ketentuanNya Dia pula menjadikan itu semua yang terdapat sisi titik kemuliaan salahsatunya adalah kemuliaan bulan muharam ini.
Alquran tidak ada sedikitpun keragu – raguan didalamnya ia laksana petunjuk hebat lagi dahsyat, sekaligus “Kompasnya arah titik kiblat surga ialah Alquran”. (Al isra ayat 9)
Ummat rasulillah seperti kita sekarang ini merupakan ummat terbaik, generasi terbaik. Sebagaimana rasul Muhammad S.A.W panutan dan sosok manusia terindah yang pernah ada di muka bumi ini.
Ketika alquran menceritakan keseluruhan akan aspek kehidupan mana dan apa yang menjadi pacuan landasan bagi jiwa dan sumber segala ketenangannya diantaranya yakni tak jauh dari apa yang bernama perut (MBG) dan turunanya yaitu apa yang ada dibawah perut (keturunan).
Ketika nabiyullah Adam hanya karena satu kesalahan saja terkait soal perut maka ia diturunkan dari surga lalu jumpa kemudian dengan yang bernama Hawa yakni makna arti sebuah tentang keturunan. soal (perut dan dibawah perut)
Detik waktu bulan disana di isyaratkan ketika dapat mengais mengisinya dengan baik ia dapat keberuntungan yang amat besar justru malah sebaliknya pun banyak.
Katika Allah menanyakan berapa tahunkah lamanya kalian tinggal di bumi?” Semua mereka manusia banyak yang mengaku merasakan seakan-akan mereka tidak tinggal di dunia melainkan sebentar saja. Hanya jumpa atau menemukan waktu sore lalu pagi lagi.
Berapa banyaknya manusia merasakan penyesalan yang dalam ketika tragedi trilogi itu tak menjadi ingatan akan kematian, akan hisab dipadang mahsyar dan surga atau sebaliknya.
Surga di gambarkan yang luasnya seluas langit dan bumi yang di janjikan untuk siapa diantara mereka manusia yang Allah kehendaki terutama mereka orang – orang yang senantiasa bertaqwa sungguh beruntung.
Alquran telah menjadi wahyu nyata bagi tuntunan hidup manusia secara majemuk global misalnya ketika alquran menjelaskan siapakah mereka orang-orang baik itu ?!
Orang baik adalah bukan mereka yang nampak keliling touring ke timur dan ke barat, melainkan mereka orang baik ialah mereka yang beriman kepada Allah, hari akhir, percaya malaikat, alquran( kitab suci ) dan mereka yang memberikan harta terbaiknya kepada kekerabatan, al ayat ..
Ketahuilah dengan sadar bahwa yang selama ini mungkin kita lupakan dan tinggalkan yaitu alquran dalam implementasi kehidupan riil sehari – hari. Maka “Jangan lupakan Alquran” padahal ia adalah kompas komposisi yang komprehensif bagi arah dan titik abadi keberuntungan dunia akhirat dan surga bagi sekalian manusia.
Wallahu a’lam
(Red)







