SUMENEP – Sebanyak 117 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ibrahimy Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, Situbondo resmi dilepas untuk melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep, Madura.
Para mahasiswa tersebut akan menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat yang tersebar di seluruh desa di dua kecamatan, yakni Kecamatan Gayam dan Kecamatan Nonggunong.
Kehadiran ratusan mahasiswa KKN ini diharapkan mampu menjadi energi baru dalam mendorong pembangunan desa melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari bidang pendidikan, keagamaan, kesehatan, lingkungan, pemberdayaan ekonomi, hingga penguatan potensi lokal.
Program KKN Universitas Ibrahimy mengusung semangat pengabdian yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.
Sebelum diterjunkan ke lokasi, seluruh peserta telah mengikuti rangkaian pembekalan agar memiliki kesiapan akademik, sosial, dan mental dalam menjalankan tugas pengabdian di tengah masyarakat.
Pulau Sapudi yang dikenal memiliki kekayaan budaya, tradisi, dan potensi sumber daya alam menjadi salah satu wilayah strategis bagi pelaksanaan KKN. Selama masa pengabdian, para mahasiswa akan berkolaborasi dengan pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, lembaga pendidikan, serta berbagai elemen masyarakat untuk menyusun dan melaksanakan program kerja yang memberikan manfaat nyata.
Selain menjadi wadah penerapan ilmu yang diperoleh selama di bangku kuliah, kegiatan KKN juga menjadi sarana pembentukan karakter mahasiswa agar memiliki jiwa kepemimpinan, kepedulian sosial, serta kemampuan beradaptasi dengan kehidupan masyarakat.
Masyarakat di Kecamatan Gayam dan Nonggunong pun menyambut baik kehadiran para mahasiswa. Diharapkan, sinergi antara mahasiswa dan warga dapat melahirkan berbagai inovasi yang mampu meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat desa sekaligus mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat.
Pelepasan mahasiswa KKN ini menjadi bukti nyata komitmen Universitas Ibrahimy Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pengabdian kepada masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan dan dedikasi, sebanyak 117 mahasiswa tersebut diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi masyarakat Pulau Sapudi serta meninggalkan program-program yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi desa-desa di Kecamatan Gayam dan Nonggunong.







