Indramayu, kabarnusa24.com
Berawal dari dapur-dapur sederhana di Desa Rawadalem dan Desa Tegalurung, Kecamatan Balongan, mimpi besar tengah dirajut oleh para pelaku usaha mikro. Produk seperti bawang goreng, sambal kering, rengginang, hingga bolu gulung yang mereka hasilkan bukan sekadar usaha rumahan, melainkan ikhtiar untuk meningkatkan perekonomian keluarga sekaligus mengangkat potensi UMKM lokal.
Sebanyak 10 perempuan yang tergabung dalam Kelompok UMKM Berkah mendapatkan pendampingan melalui Program Peri Cahaya yang dijalankan Pertamina EP Zona 7. Program tersebut tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas produk, tetapi juga membekali para pelaku usaha dengan pengetahuan mengenai legalitas usaha, pemasaran digital, pengemasan produk, serta strategi membangun bisnis yang berkelanjutan.
Ketua Kelompok UMKM Berkah, Saturih, mengaku optimistis program pendampingan tersebut akan membuka peluang yang lebih besar bagi anggotanya untuk berkembang.
“Kami ingin menjadi UMKM yang naik kelas,” ujarnya.
Melalui pendampingan ini, diharapkan produk-produk unggulan khas Indramayu mampu menjangkau pasar yang lebih luas, meningkatkan daya saing, serta memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan para pelaku UMKM dan masyarakat sekitar.







