Opini

Presiden Muslim Universal Dapat Naungan Allah Pada Hari Kiamat Karena Menjamu Rakyatnya Makan MBG

12
×

Presiden Muslim Universal Dapat Naungan Allah Pada Hari Kiamat Karena Menjamu Rakyatnya Makan MBG

Sebarkan artikel ini
Presiden Muslim Universal Dapat Naungan Allah Pada Hari Kiamat Karena Menjamu Rakyatnya Makan MBG

Oleh : Sutriachol Haris, L.C.

TANGGERANG,- Ada tujuh golongan yang dijamin Allah mendapati naunganNya salahsatunya adalah Presiden yang memimpin rakyatnya menjamu makan baik lagi bergizi apalagi.

Ketika pemimpin yang ikhlas lagi cerdas berpikir rakyatnya untuk dapat hidup dengan makan yang baik. Disini terdapat nilai edukasi bagi semua kalangan terlebih banyak kalangan kelas menengah atas para anak yang tak sukai sayur, dengan wujud MBG akan bisa doyan berselera konsumsi sayur karena akan diedukasi. Tak aneh ketika kalangan atas terhidangkan dirumahnya lauk pauk yang wah namun masih sedikit yang gemar sayuran.

Saat islam hadir ketika itupula pondasi mentalitas moral atau akhlak, pendidikan, kebudayaan, keagamaan, politik, sejarah, perdagangan, sosial dan ekonomi serta seterusnya.

Pertanyaannya adalah sederhana sejak manusia dari rahim yang tak terlepas ikatan ari – ari artinya bahwa minum makan adalah pokok utama. Begitu saat manusia dilahirkan kemukabumi sungguh anak adam itu terlahir dalam wujud suci atau fitrah.

Setiap anak terlahir fitrah. Artinya betapa pentingnya memperhatikan tumbuh kembang manusia dengan memperhatikan pada pola makan dan makanan yang baik lagi bergizi, apa yang dimakan disana akan ada nutrisi pokok yang mengisi terbentuk sel otak yang cerdas terlebih makanannya bergizi halalan thayiba.

Makanan dapat menentukan manusia dimana paginya ia beragama muslim dan boleh jadi sore harinya ia menjadi ikut menjadi beda agama. Makanan menjadi penentu tolok ukur di zaman setengah tayang pada penghujung zaman akhir ini. Dan MBG sajian bagi semuanya penerima manfaat.

Ketika itulah karunia Allah diberikanNya kepada siapa yang dikehendakiNya. Dan Allah miliki karunia yang besar. NKRI adalah negara besar yang merupakan anugerah Allah dimana pemimpinnya berjiwa besar dengan program yang besar mulia seperti halnya MBG yang dapat dirasakan besar rakyat banyak masyarakat luas Indonesia.

Serial trilogi alam akhirat ketika semua manusia menjadi merugi atas sumpah demi waktu, sungguh kecuali mereka yang beruntung adalah mereka yang mengimani dan senantiasa selalu berupaya beriman baik secara Vertikal ataupun Horizontal. Dengan wujud sosial politik dengan program mulia maka sama niscaya memberi penghidupan secara global dan universal hakikat rasa kemanusiaan seutuhnya.

Presiden Indonesia bersama Pemimpin Dunia yang baik lainnya terhadap rakyatnya semoga Allah menjaga menolong mereka. Islam adalah damai karena islam mengatur sedemikian rupa termasuk urusan perut karena agama islam itu tinggi dan tak ada yang lebih tinggi daripadanya. Disini letak tata dan kata MBG itu sungguh menjadi rahmat dan sangat ideal bila MBG dari Perpres, Keppres menjadi di Perundang – Undangkan kelak.

Ada sebuah alkisah dimana Allah Azza wa Jalla perintahkan Para Malaikatnya untuk menghisab mereka umat yang terkumpul di padang mahsyar, mereka terdiri dari dua golongan bendera. Ada yang satu mengibarkan golongannya atas nama “Ahlul Afiah” dan golongan bendera yang satunya mengatasnamakan “Ahlul Musibah”.

Ketika Allah menerima laporan dari Malaikatnya babwa mereka Ahlul musibah lembaran kertasnya tak lagi bernoda hitam akan catatan dosa. Karena mereka dijui sakit ketika di dunia lalu mereka sabar dan sudah dihapus.

Lalu Allah perintahkan Malaikat untuk memberikan balasan anugerah kepada kelompok yang mengaku Ahlul Musibah untuk dapat tiga derajat. Yang pertama Afiah, kedua Khairan, ketiga Manzilah.

Yang artinya Afiah adalah kesehatan yang luar biasa karena ketika di dunia mereka di uji sakit jangankan untuk jalan jauh baru buka gordeng saja kadang ada sinar matahari penglihatan separuh vertigo tujuh keliling tapi mereka bersabar, sekarang saatnya mereka kasih sehat afiah gagah perkasa.

Nikmat anugerah kedua adalah khairan merupakan kebaikan dan kebaikan di alam sana adalah surga. Terakhir Manzilah yakni kedudukan tinggi yaitu diangkatnya mereka ke surga.

Dan mereka Ahlul Musibah adalah bukan saja orang – orang sakit dan kurang beruntung tapi tetap bersabar tapi juga didalamnya terdiri dari orang – orang yang peduli disekitarnya.

Begitu dengan MBG bukan saja Presiden nya yang senantiasa mendapat naungan namun juga semua mereka yang andil para pejabatnya, pemangku, mitra dan seterusnya termasuk relawan.

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin