Daerah

Bayar Tepat Waktu, Air Justru Mati Tanpa Kabar, Pelanggan Baru PDAM Tirta Asasta Depok : Di Mana SOP & Komunikasi?

3
×

Bayar Tepat Waktu, Air Justru Mati Tanpa Kabar, Pelanggan Baru PDAM Tirta Asasta Depok : Di Mana SOP & Komunikasi?

Sebarkan artikel ini
Bayar Tepat Waktu, Air Justru Mati Tanpa Kabar, Pelanggan Baru PDAM Tirta Asasta Depok : Di Mana SOP & Komunikasi?
Foto : Gedung Kantor Pusat PT PDAM Tirta Asasta Depok.

DEPOK, KABARNUSA24.COM
Keluhan atas pelayanan PT Tirta Asasta Depok (Perseroda) kembali muncul dari kalangan pelanggan baru. Seorang pelanggan di wilayah Pemata, Depok, yang baru berlangganan sejak 12 Agustus 2026, menyampaikan kekecewaannya atas gangguan aliran air yang terjadi berulang tanpa adanya informasi yang memadai dari pihak manajemen PDAM.

Padahal tagihan yang terbit 1 September 2026 telah dilunasi tepat waktu sebagai bentuk dukungan terhadap perusahaan. Namun di hari yang sama, sore harinya, aliran air justru berhenti total tanpa peringatan sebelumnya.

“Belum genap satu bulan sudah mengalami kendala seperti ini. Bagaimana sebenarnya Standar Operasional Prosedur (SOP) PDAM Depok, terutama dalam hal komunikasi kepada pelanggan?” tulis pelanggan tersebut dalam pengaduannya, Rabu (2/9/2026).

Menurutnya, seharusnya begitu pihak PDAM mengetahui adanya gangguan, informasi segera disampaikan kepada pelanggan beserta permohonan maaf dan estimasi waktu penyelesaian. Saluran penyampaian pun dinilai sebaiknya memanfaatkan pesan berantai WhatsApp maupun seluruh media sosial resmi yang dimiliki, sehingga pelanggan dapat bersiap.

“Jangan menunggu pelanggan yang bertanya dan menyampaikan keluhan itu pun tidak segera direspon. Kami menghubungi melalui aplikasi Asastaku, WhatsApp, maupun Instagram resmi @asastadepok, namun jawabannya sama: ‘Mohon tunggu, Anda segera dihubungi admin…’ Padahal setelah lebih dari 12 jam baru mendapatkan informasi,” ungkapnya Teguh.

Keterlambatan respons di luar jam kerja pun menjadi sorotan. “Apakah layanan pelanggan dan admin media sosial PDAM Depok berhenti beroperasi mulai sore hingga pagi hari? Padahal gangguan pelayanan bisa terjadi kapan saja dan pelanggan berhak mendapat kepastian,” Ujarnya.

Pelanggan tersebut menegaskan bahwa pembayaran tagihan tepat waktu bukan berarti pelayanan yang buruk dapat dibiarkan berlanjut. “Kami sudah tunjukkan dukungan dengan melunasi tagihan tepat pada waktunya. Sebaliknya, saat kami membutuhkan pelayanan yang baik dan informasi yang jelas, justru sulit didapatkan,” ujarnya.

Ia berharap manajemen PT Tirta Asasta Depok dapat segera memperbaiki sistem informasi dan respons pengaduan. “Jika PDAM Depok ingin terus maju dan dipercaya masyarakat, harus lebih sigap dan cepat tanggap dalam segala hal termasuk memberi tahu pelanggan saat terjadi gangguan, bukan menunggu dikeluhkan terlebih dahulu,” harapnya.

Keluhan ini bukan yang pertama kali disampaikan pelanggan. Sebelumnya, warga di berbagai wilayah Depok juga mengeluhkan gangguan aliran air tanpa pemberitahuan sebelumnya, serta kesulitan menghubungi layanan pelanggan saat kendala terjadi. Hingga berita ini diturunkan, redaksi menunggu tanggapan resmi dari pihak manajemen PT Tirta Asasta Depok terkait keluhan tersebut.(Rizky Tile)

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin