Daerah

Kekeringan Melanda Lumajang, BPBD Pastikan Air Bersih Disalurkan ke 5 Kecamatan

3
×

Kekeringan Melanda Lumajang, BPBD Pastikan Air Bersih Disalurkan ke 5 Kecamatan

Sebarkan artikel ini
Kekeringan Melanda Lumajang, BPBD Pastikan Air Bersih Disalurkan ke 5 Kecamatan

Kekeringan Melanda Lumajang, BPBD Pastikan Air Bersih Disalurkan ke 5 Kecamatan

LUMAJANG,jatim mandiri — Kekeringan mulai menekan sejumlah wilayah di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang menyebut sedikitnya “lima kecamatan” telah mendapatkan penanganan, termasuk distribusi air bersih untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak.

 

Kepala Pelaksana BPBD Lumajang,Isnugroho, S.Sos.. mengatakan distribusi air bersih tidak dapat dilakukan secara langsung dari rumah ke rumah. Warga yang membutuhkan bantuan diminta mengajukan permohonan melalui kepala desa agar penanganan dapat dipetakan berdasarkan lokasi dan jumlah keluarga terdampak.

 

“Untuk kekeringan, prosedurnya kita tidak mungkin memberikan air per rumah. Sesuai dengan kemampuan dan kapasitas yang ada pada kami, masyarakat bisa mengajukan melalui kepala desa,” ujar Isnugroho.

 

Menurut dia, pemerintah desa perlu menyampaikan data mengenai jumlah titik yang terdampak, jumlah kepala keluarga (KK), serta lokasi warga yang membutuhkan pasokan air bersih.

 

Data tersebut menjadi dasar bagi BPBD dalam menentukan bentuk dan kebutuhan penanganan di lapangan.

 

“Berapa titik, berapa KK, dan tempatnya di mana, silakan bersurat ke BPBD. Setelah itu nanti akan didrop terpal untuk bak penampungan,” katanya.

 

Lima Kecamatan Sudah Mendapat Penanganan

 

Isnugroho menyebut penanganan kekeringan saat ini telah dilakukan di “Ranuyoso, Klakah, Kedungjajang, Gucialit, dan Padang”

 

Khusus wilayah Gucialit, BPBD telah mendistribusikan kebutuhan air bersih kepada masyarakat yang terdampak.

 

“Yang sudah tertangani sekarang ini ada lima kecamatan, yaitu Ranuyoso, Klakah, Kedungjajang, Gucialit, dan Padang,” ujar Isnugroho.

 

Namun, tidak semua wilayah yang berpotensi terdampak kekeringan telah mengajukan permintaan bantuan. Salah satunya adalah wilayah Kamarkajang.

 

“Untuk daerah Kamarkajang ini belum ada permintaan,” katanya.

 

Sejumlah Pihak Ikut Bantu Pasokan Air

 

Penanganan kekeringan di Lumajang tidak hanya mengandalkan BPBD. Sejumlah pihak turut turun tangan membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.

 

Isnugroho menyebut beberapa pihak yang telah berkontribusi sejak masa tanggap darurat, antara lain “BBWS, PUSDA, Mustikatama, dan PMI”.

 

“Mereka juga berkontribusi terhadap kekeringan berupa kebutuhan air bersih untuk warga,” katanya.

 

BPBD Lumajang mengimbau masyarakat di wilayah yang mengalami kesulitan air bersih agar segera menyampaikan kondisi tersebut melalui pemerintah desa. Pengajuan secara resmi dinilai penting agar kebutuhan warga dapat terdata dan distribusi bantuan bisa dilakukan secara tepat sasaran.(D.S)

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin