Berita

Kota Bandung Siap Hadapi Porprov 2026

4
×

Kota Bandung Siap Hadapi Porprov 2026

Sebarkan artikel ini
Kota Bandung Siap Hadapi Porprov 2026

Kabarnusa24.com

Bandung||Pemerintah Kota Bandung bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bandung memastikan siap menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026.

 

Kota Bandung menargetkan mampu finis di dua besar, bahkan tetap optimistis merebut posisi juara umum.

Kota Bandung Siap Hadapi Porprov 2026

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung, Sigit Iskandar mengatakan, persaingan pada Porprov 2026 diperkirakan berlangsung ketat, terutama dengan daerah yang menjadi tuan rumah. Sejumlah daerah yang dinilai menjadi pesaing kuat Kota Bandung antara lain Kota Bekasi, Kota Bogor, dan Kota Depok.

 

“Kalau target, kita ingin juara umum. Tapi kita realistis saja, mudah-mudahan tidak keluar dari dua besar,” ujar Sigit, pada Selasa, 8 September 2026.

 

Sigit menyebut, faktor kesiapan atlet menjadi salah satu kunci utama. Persiapan tidak hanya menyangkut kemampuan teknis, tetapi juga kondisi fisik, mental, serta pemenuhan kebutuhan gizi atlet.

 

“Kalau kesiapan atlet itu sudah standar dan harus dipersiapkan dari segi gizi, kesiapan mental, fisik, semuanya sudah dipersiapkan. Tinggal faktor lain yang juga harus kita hitung,” katanya.

 

Ia juga mengajak para orang tua atlet untuk ikut mendukung proses persiapan. Dukungan keluarga dinilai penting untuk membantu menjaga kondisi fisik, mental, hingga asupan gizi atlet selama menjalani latihan intensif.

 

Sementara itu, Ketua Umum KONI Kota Bandung, Nuryadi mengatakan, proses pemetaan dan seleksi atlet telah dilakukan sejak Maret 2026 melalui tes fisik terhadap atlet dari berbagai cabang olahraga.

 

“Sejak Maret tes fisik terhadap semua atlet Kota Bandung yang akan berlaga di Porprov. Alhamdulillah, ada beberapa cabang olahraga yang sangat excellent dan siap tampil tidak hanya di level lokal, tetapi juga internasional,” kata Nuryadi.

 

Dari hasil proses pembinaan dan seleksi tersebut, jumlah atlet yang dipersiapkan terus mengerucut. Dari sebelumnya mencapai lebih dari 2.000 hingga mendekati 3.000 atlet, kini tersisa sekitar 1.858 atlet yang dinilai siap bertanding.

 

Nuryadi menuturkan, program latihan intensif terus berjalan di masing-masing cabang olahraga. KONI Kota Bandung juga telah menyalurkan dana operasional pembinaan cabang olahraga melalui program Bantuan Operasional Pembinaan (BOP).

 

“Walaupun kondisi efisiensi terjadi di seluruh Indonesia, alhamdulillah Kota Bandung, operasional kepemilikan sudah diserahkan,” ujarnya.

 

Selain dukungan pembinaan, KONI Kota Bandung juga memberikan perhatian terhadap kesejahteraan dan perlindungan atlet. Salah satunya melalui asuransi bagi atlet yang mengalami cedera dalam proses latihan maupun pertandingan.

 

Menurut Nuryadi, perhatian terhadap atlet tidak hanya berkaitan dengan prestasi olahraga. Pendidikan atlet juga menjadi bagian dari pembinaan agar karier mereka tetap memiliki masa depan setelah menjalani masa sebagai atlet.

 

KONI Kota Bandung telah menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi, di antaranya Universitas Taruna Bakti, Unjani, dan Sangga Buana.

 

Kerja sama tersebut antara lain diarahkan untuk memberikan kesempatan pendidikan dan beasiswa bagi atlet berprestasi.

 

“Kami mengedepankan pendidikan. Jangan sampai atlet pendidikannya terbengkalai. Atlet itu harus pintar, harus terpelajar,” katanya.

 

Nuryadi mengakui persaingan pada Porprov 2026 akan semakin berat karena daerah tuan rumah memiliki keuntungan tersendiri.

 

Karena itu, KONI Kota Bandung memilih untuk memperkuat persiapan internal sekaligus memantau perkembangan kekuatan daerah lain.

 

Meski demikian, ia menilai, Kota Bandung tetap memiliki modal kuat dari ekosistem pembinaan olahraga yang selama ini dibangun. Atlet asal Kota Bandung juga dinilai konsisten memberikan kontribusi besar dalam berbagai ajang olahraga di tingkat yang lebih tinggi.

 

“Kami harus berpikir ke internal, namun memantau kemampuan eksternal. Doanya saja dari teman-teman supaya apa yang diinginkan pemerintah dan masyarakat Bandung tetap menghasilkan yang maksimal,” ujarnya.

 

Menjelang pelaksanaan Porprov pada November 2026, Nuryadi meminta seluruh atlet untuk menjaga semangat dan konsistensi latihan.

 

“Tidak bisa berlari sendiri. Itulah yang disebut ekosistem, mulai dari orang tua menyerahkan anaknya untuk dididik. Secara sistemik pembinaan di Kota Bandung sudah luar biasa,” katanya.

 

Ia pun mengajak seluruh atlet untuk terus berlatih dan menjaga motivasi hingga pertandingan Porprov 2026 berlangsung.

“Tetap berlatih, semangat untuk menuju Porprov di November 2026,” pungkasnya.

 

Sumber : Kepala Diskominfo Kota Bandung

(Jaka)

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin