Indramayu, kabarnusa24.com Kabupaten Indramayu terus didorong menjadi salah satu sentra produksi jagung di Jawa Barat. Upaya tersebut diwujudkan melalui penanaman jagung serentak yang digelar di Desa Mekarwaru, Kecamatan Gantar, Rabu (16/9/2026).
Penanaman tersebut menjadi bagian dari program pengembangan produksi jagung dengan target yang cukup besar. Jawa Barat memproyeksikan penanaman jagung di lahan seluas 134 hektare.
Dalam program tersebut, Indramayu menjadi salah satu dari lima daerah yang menjadi andalan, bersama Majalengka, Garut, Sukabumi, dan Soreang.
Khusus di Desa Mekarwaru, penanaman jagung ditargetkan mencapai 34 hektare. Hingga pelaksanaan kegiatan, sebanyak 20 hektare lahan telah selesai ditanami.
Untuk mendukung kegiatan tersebut, Polres Indramayu turut menyerahkan sejumlah bantuan kepada petani. Bantuan yang diberikan antara lain mesin pemipil jagung, 6 ton pupuk, serta 300 kilogram bibit jagung unggul.
Dari penanaman tersebut, produktivitas jagung ditargetkan minimal mencapai 5 ton per hektare. Sementara masa panen diperkirakan berlangsung sekitar 3–4 bulan setelah penanaman.
Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi para petani, meningkatkan produksi jagung daerah, sekaligus turut memperkuat ketahanan pangan nasional.
Dengan dukungan pemerintah, kepolisian, dan para petani, pengembangan komoditas jagung di Indramayu diharapkan terus berkembang dan mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat.







