Berita

Jamil Solution Salurkan Bantuan bagi Warga Pengungsi di Simpang Sipange dan Hutana Bolon

3
×

Jamil Solution Salurkan Bantuan bagi Warga Pengungsi di Simpang Sipange dan Hutana Bolon

Sebarkan artikel ini
Jamil Solution Salurkan Bantuan bagi Warga Pengungsi di Simpang Sipange dan Hutana Bolon

Tapanuli Tengah —Kabarnusa24.com)Kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana kembali diwujudkan melalui penyaluran bantuan kepada warga yang hingga kini masih mengungsi di wilayah Simpang Sipange dan Hutana Bolon, Kabupaten Tapanuli Tengah.

 

Tapanuli Tengah, 7 Oktober 2026 — Bantuan tersebut disalurkan oleh Dr. (H.C.) H.M. Jamil Zeb Tumori, S.H., M.AP., M.I.Kom., melalui Yayasan Jamil Solution sebagai bentuk perhatian terhadap masyarakat yang terdampak bencana dan masih menghadapi ketidakpastian tempat tinggal.

 

Jamil mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus rasa syukur atas rezeki yang diterimanya sebagai wakil rakyat dan Direktur Yayasan Jamil Solution. Ia berharap kepedulian tersebut dapat menginspirasi masyarakat lainnya untuk turut membantu warga yang sedang menghadapi kesulitan.

Jamil Solution Salurkan Bantuan bagi Warga Pengungsi di Simpang Sipange dan Hutana Bolon“Ini sebagai wujud kepedulian kita sebagai Direktur Yayasan Jamil Solution yang merupakan rezeki dari wakil rakyat. Kita berharap perhatian ini juga dapat diikuti oleh orang-orang yang peduli. Karena dalam rezeki kita ada rezeki orang lain,” ujar Jamil.

 

Menurut Jamil, bantuan yang diberikan tidak dimaksudkan sebagai ajang pamer maupun memiliki kepentingan politik tertentu. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk keikhlasan dan kepedulian sebagai sesama manusia.

 

“Bukan berarti pamer, bukan berarti ada unsur politik dan lain sebagainya. Ini wujud keikhlasan, wujud sebagai insan ciptaan Tuhan. Kita harus berbagi, kita harus peduli,” katanya.

 

Jamil juga menyoroti kondisi masyarakat yang telah berada di lokasi pengungsian selama beberapa bulan. Hingga saat ini, kata dia, masih belum ada kepastian mengenai tempat tinggal mereka selanjutnya.

Jamil Solution Salurkan Bantuan bagi Warga Pengungsi di Simpang Sipange dan Hutana BolonKondisi tersebut menjadi perhatian karena lahan yang saat ini ditempati masyarakat merupakan tanah yang mereka pinjam. Sementara itu, lahan tersebut diketahui telah dibeli untuk pembangunan rumah ibadah.

 

“Sudah beberapa bulan mereka di pengungsian, belum ada kepastian di mana mereka tinggal. Sementara tanah itu adalah tanah yang mereka pinjam dan kebetulan tanah itu juga sudah dibeli untuk rumah ibadah yang akan dibangun,” jelasnya.

 

Karena itu, Jamil berharap Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah bersama DPRD dapat terus bersinergi dan bergandeng tangan dalam mencari solusi terbaik bagi masyarakat terdampak bencana.

 

Ia juga berharap bantuan dari pemerintah pusat dapat segera diturunkan sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dan penanganan terhadap dampak banjir maupun longsor dapat dilakukan secara maksimal.

Jamil Solution Salurkan Bantuan bagi Warga Pengungsi di Simpang Sipange dan Hutana Bolon“Kita doakan Pemerintah Tapanuli Tengah dan DPRD bisa bersinergi, bergandeng tangan untuk bisa memberikan solusi dan bantuan pusat segera diturunkan, dan masalah banjir ini dapat dikendalikan,” ujarnya.

 

Menurutnya, perhatian terhadap masyarakat tidak boleh berhenti pada masa tanggap darurat. Kepastian kehidupan masyarakat setelah bencana juga harus menjadi perhatian bersama, termasuk kepastian tempat tinggal dan pemulihan lingkungan yang terdampak.

 

“Pasca bencana, masyarakat Tapanuli Tengah harus bisa hidup dengan ada kepastian. Jangan sampai mereka terus berada dalam kondisi yang tidak jelas,” katanya.

 

Jamil juga mengajak seluruh elemen masyarakat yang memiliki kemampuan untuk ikut mengambil bagian dalam membantu warga terdampak bencana. Menurutnya, kepedulian sekecil apa pun dapat menjadi bagian penting dalam meringankan beban masyarakat.

 

“Ayo kita peduli. Yayasan Jamil Solution menjadi jembatan kebaikan,” tegasnya.

 

Di akhir pernyataannya, Jamil turut menyampaikan doa agar masyarakat Sibolga dan Tapanuli Tengah senantiasa mendapat perlindungan Tuhan dan bencana banjir maupun longsor tidak kembali terjadi.

 

Ia berharap proses pemulihan pascabencana dapat berjalan dengan baik, termasuk pemulihan lingkungan yang mengalami kerusakan akibat banjir dan longsor.

 

“Semoga Tuhan melindungi masyarakat Sibolga dan Tapanuli Tengah dan bencana tidak lagi terjadi. Banjir dan longsor bisa kita pulihkan kembali, tanah yang saat ini gersang dan tanpa kehidupan,” pungkasnya.

(Hasanuddingulo)

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin