Indramayu, kabarnusa24.com
Momen tak biasa terjadi di lingkungan Kampus Universitas Wiralodra (Unwir) Indramayu, Senin (2/11/2026) pagi. Seorang mahasiswi bernama Mau’idzatun Hasanah dibuat panik setelah gembok pengaman cakram sepeda motornya tidak dapat dibuka.
Peristiwa tersebut bermula ketika ia menyadari bahwa kunci gembok pengaman motornya tertinggal di rumah yang berada di Kecamatan Patrol. Mengingat jarak rumah dengan kampus cukup jauh, ia akhirnya memutuskan menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Indramayu untuk meminta bantuan.
Merespons permintaan tersebut, sebanyak sembilan personel Damkar Indramayu segera mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan.
Petugas kemudian berupaya melepaskan gembok menggunakan gergaji besi. Setelah berjibaku selama kurang lebih 30 menit, gembok pengaman cakram akhirnya berhasil dipotong dan dilepaskan.
Beruntung, sepeda motor tersebut berhasil diselamatkan tanpa mengalami kerusakan.
Mau’idzatun Hasanah pun mengaku lega setelah kendala yang dialaminya berhasil diatasi. Ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh personel Damkar yang telah sigap memberikan bantuan.
Peristiwa sederhana ini menjadi gambaran bahwa tugas petugas Damkar tidak hanya berkaitan dengan pemadaman kebakaran, tetapi juga mencakup berbagai bentuk pelayanan dan pertolongan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kesigapan sembilan personel Damkar Indramayu tersebut menjadi bukti bahwa kehadiran petugas di tengah masyarakat memiliki peran penting, bahkan dalam situasi darurat yang tidak terduga.